Jumat, 15 Mei 2026

Berita Kaimana

RSUD Kaimana Miliki Fasilitas Cuci Darah, Beroperasi 2026

Untuk peralatan penunjangnya kami akan siapkan dan masuk di anggaran APBD di tahun depan

Tayang:
Penulis: Arfat Jempot | Editor: Libertus Manik Allo
zoom-inlihat foto RSUD Kaimana Miliki Fasilitas Cuci Darah, Beroperasi 2026
TribunPapuaBarat.com//Arfat
dr. Vinsensia Thie saat berikan keterangan kepada TribunPapuabarat.com di RSUD Kaimana, Kamis (17/7/2025) 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, KAIMANA - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kaimana, Papua Barat telah dilengkapi dengan ruangan hemodialisa atau cuci darah untuk pasien gagal ginjal kronis. 

Mendukung pengoperasian ruang hemodialisa, RSUD Kaimana telah menyiapkan satu dokter spesialis dan juga perawat terampil yang akan ditugaskan di ruangan tersebut. 

Direktur RSUD Kaimana, dr Vinsensia Thie mengatakan, dokter spesialis sudah selesai mengikuti fellowship hemodialisa selama 6 bulan.

Baca juga: Dr Vinsesia Thie: Pasien Gagal Ginjal Meningkat, RSUD Kaimana Siapkan Ruang Cuci Darah

Baca juga: RSUD Kaimana Papua Barat Terapkan Aplikasi SIMRS GOS pada Juli 2024

Dokter Vinsensia Thie juga mengatakan, pihaknya telah mengirim tiga perawat untuk mengikuti magang hemodialisa selama 5 bulan di Rumah Sakit Mawardi Solo, Jawa Tengah. 

"Perawat ada tiga orang yang sementara magang selama lima bulan  di Rumah Sakit Mawardi Solo, Jawa Tengah," jelasnya kepada TribunPapuabarat.com di RSUD Kaimana, Kamis (17/7/2025). 

Mantan Kepala Puskesmas Kaimana Kota ini mengatakan pihaknya juga akan mengirim satu dokter umum untuk mengikuti magang hemodialisa selama satu bulan. 

Ditanya soal peralatan penunjang yang akan digunakan pada ruangan hemodialisa, Vinsensia Thie mengatakan akan diusulkan di Anggaran Pendapatan Belanja Daerah  (APBD) Kaimana Tahun 2026. 

"Untuk peralatan penunjangnya kami akan siapkan dan masuk di anggaran APBD di tahun depan. Karena kita nggak bisa anggarkan di tahun ini. Petugasnya kalau dihitung lima bulan dia harus magang di rumah sakit otomatis akan berakhir di bulan November 2025," katanya. 

"Untuk (pengoperasian) kita usahakan kalau memang bisa masuk di anggaran APBD perubahan, kalau tidak tahun depan, mulai tahun depan beroperasi," sambungnya.

(*) 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved