Jumat, 17 April 2026

DJPB Papua Barat Tinjau 2 Dapur Sehat Program MBG di Fakfak, Analisis Dampak MBG

Kepala Kanwil DJPB Papua Barat, Moch Abdul Kobir, mulanya mengunjungi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Fakfak

Tayang:
zoom-inlihat foto DJPB Papua Barat Tinjau 2 Dapur Sehat Program MBG di Fakfak, Analisis Dampak MBG
TRIBUNPAPUABARAT.COM/ALDI BIMANTARA
DAPUR SEHAT - Kepala Kanwil DJPB Papua Barat, Moch Abdul Kobir, saat diwawancarai TribunPapuaBarat.com sebelum beranjak dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pertama di Fakfak yakni Dapur Sehat MBG Kencana Wagom, Selasa (22/7/2025). 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, FAKFAK - Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPB) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Republik Indonesia (RI) Papua Barat meninjau dua dapur sehat Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Fakfak

Kepala Kanwil DJPB Papua Barat, Moch Abdul Kobir, mulanya mengunjungi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Fakfak di Kawasan Wagom. 

Ia bertemu langsung dengan Bagian Lapangan CV Kencana Tata Boga, Ilyas Kim Batubara, hingga tim gizi dari dapur sehat tersebut. 

Ia melanjutkan perjalanan ke dapur sehat MBG lainnya di Kampung Tanama, Distrik Pariwari, Kabupaten Fakfak, Papua Barat. 

"Fungsi dari DJPB Kemenkeu dalam hal MBG ialah menjaga dari sisi fiskal atau keuangannya," ujar Kepala Kanwil DJPB Papua Barat, Moch Abdul Kobir kepada Tribun di Fakfak, Selasa (22/7/2025). 

Artinya, memastikan penyaluran uang untuk anggaran MBG sudah tepat waktu dan tepat sasaran. 

Baca juga: Evaluasi MBG di SMA Negeri 2 Kaimana, Murid Keluhkan Ketahanan Lauk

 

"Secara fiskal, kami juga menganalisis dampak MBG terhadap kondisi masyarakat, mulai dari peningkatan kesehatan, kecerdasan, hingga rumah tangga yang membantu memasak," kata Moch Abdul Kobir

Ia menyebutkan sektor perekonomian masyarakat juga terdampak sebagai multiplier effect program MBG.

"Kami melihat dampak MBG bagi masyarakat sekitar untuk suppliernya, karena dengan begitu akan meningkatkan perputaran ekonomi di regional wilayah Papua Barat," ujarnya.

Menurutnya, secara umum,  perkembangan program MBG cukup bagus di Papua Barat 

"Sejauh ini di Kabupaten Fakfak baru 1 SPPG yang beroperasi sejak Januari. Kita harapkan akan semakin banyak yang bisa melayani pendistribusian MBG bagi siswa-siswi di sini," katanya.

Baca juga: YKPN Eksekutor Pertama Program MBG di Fakfak, Jangkau Ratusan Balita

Dari peninjauan langsung program MBG di Fakfak, ucapnya, ada informasi ke depan lebih banyak mitra. 

"Kami berharap Pemda Fakfak bisa lebih menyediakan BumDes untuk supplier bahan makanan, baik itu telur, sayur dan buah-buahan," ucap Moch Abdul Kobir.

Selain bisa meningkatkan ekonomi warga, program MBG juga bertujuan untuk meningkatkan kepekaan DJPB Papua Barat untuk memenuhi bahan baku dari Fakfak. 

"Kalau bisa, difasilitasi juga armada transportasi yang bisa membantu mengangkut dari tempat atau lokasi sumber bahan baku menuju lokasi dapur sehat," katanya.

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved