115 Petinju dari Papua Barat Ikut Sunset Kaimana Boxing Cup 2025
“Ada 20 kelas putra dan putri yang dipertandingkan, baik untuk senior, yunior, maupun youth,” kata Noch Jamlaay.
Penulis: Arfat Jempot | Editor: Tarsisius Sutomonaio
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Ketua-Panitia-Open-Tournament-Sunset-Kaimana-Boxing-Cup-2025-Noch-Jamlaay.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, KAIMANA - Sebanyak 115 peserta dari empat kabupaten di Papua Barat akan mengikuti Open Tournament Sunset Kaimana Boxing Cup 2025 pada Minggu, 31 Juli 2025.
Mereka berasal dari Kabupaten Manokwari, Manokwari Selatan (Mansel), Fakfak dan Kabupaten Kaimana.
Ketua Panitia Open Tournament Sunset Kaimana Boxing Cup 2025, Noch Jamlaay, menyebut kontingen dari Fakfak, Manokwari, dan Mansel sudah tiba di Kaimana.
Ada yang menggunakan kapal laut, ada pula yang menggunakan pesawat udara, termasuk wasit pertandingan.
“Tiga wasit dari Kaimana, lainnya didatangkan dari luar daerah berdasarkan rekomendasi KONI dan Pengprov Pertina Papua Barat,” ujar Noch Jamlaay kepada TribunPapuabarat.com di GOR Kaimana, Rabu (30/7/2025).
Menurutnya, Sunset Kaimana Boxing Cup 2025 adalah kejuaraan antar Pengkab dan Sasana Tinju se-Papua Barat.
Panitia telah mengirim surat ke tiap kabupaten di Papua Barat, namun hanya empat kabupaten yang bersedia ikut.
Baca juga: Pertina Fakfak Papua Barat Komitmen Bentuk 15 Sasana Tinju di Berbagai Distrik
“Ada 20 kelas putra dan putri yang dipertandingkan, baik untuk senior, yunior, maupun youth,” kata Noch Jamlaay.
Dia juga mengaku, ring tinju yang digunakan didatangkan dari Jakarta sehingga memenuhi standar Asosiasi Tinju Internasional (AIBA), organisasi yang mengatur tinju amatir dunia.
Noch berharap, Sunset Kaimana Boxing Cup 2025 dapat menjadi momentum positif untuk menghidupkan kembali atmosfer olahraga di Papua Barat, khususnya tinju amatir yang memiliki basis cukup kuat di Kabupaten Kaimana.
“Persiapan panitia sejauh ini sudah mencapai 96 persen. Kami tinggal mematangkan beberapa hal teknis agar saat pelaksanaan nanti semuanya berjalan lancar dan aman,” ujar Noch Jamlaay.
| Tiga Tahun Tertunda, Pembangunan Gedung BWS Papua Barat Tersandera Sengketa Tanah |
|
|---|
| Tidak Terbukti, Lapas Manokwari Bantah Keterangan JPU Soal Pengendalian Narkoba dari Dalam |
|
|---|
| PLN UP3 Manokwari Siagakan 125 Personel, Pastikan Listrik Aman Selama Pesparawi Nasional XIV |
|
|---|
| Dirjen Imigrasi Minta Jajaran Fokus Kerja, Hilangkan Budaya Lama yang Tak Patut |
|
|---|
| DPMK Kaimana Pastikan Dana SAMISAKA Segera Disalurkan ke 84 Kampung |
|
|---|