Kesbangpol Fakfak Tekankan Pentingnya Transparansi Dana Hibah bagi Ormas
"Sejauh ini, hanya segelintir ormas yang menyampaikan laporan pertanggungjawaban dana hibah kepada Kesbangpol Fakfak,"
Penulis: Aldi Bimantara | Editor: Tarsisius Sutomonaio
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Kesbangpol-Fakfak-menggelar-sosialisasi-dan-evaluasi-soal-transparansi-dana-hibah.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, FAKFAK - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Fakfak, Papua Barat, menekankan pentingnya transparansi dana hibah bagi sejumlah Organisasi Kemasyarakatan (Ormas).
Itu diucapkan Kepala Bidang Ketahanan Ekososbud, Agama, dan Ormas, Lenny J This, di Fakfak, Kamis (31/7/2025).
"Kami menggelar sosialisasi dan evaluasi terhadap Ormas penerima bantuan dana hibah tahun 2025, tentu untuk menekankan pentingnya transparansi anggaran hibah," ujarnya.
Dikatakannya, sosialisasi diikuti oleh 40 peserta dari berbagai organisasi di daerah tersebut, termasuk organisasi kepemudaan, perempuan, dan sosial kemasyarakatan lainnya.
"Sejauh ini, kalau boleh jujur, hanya segelintir ormas yang menyampaikan laporan pertanggungjawaban kepada Kesbangpol. Diharapkan dengan sosialisasi ini bisa lebih tersadarkan soal pentingnya pelaporan," kata Lenny J This.
Menurutnya, selama ini organisasi hanya berfokus dalam memberikan laporan ke Kesejahteraan Rakyat (Kesra).
Baca juga: Dominggus Mandacan Minta Dana Hibah Digunakan Secara Baik dan Bertanggung Jawab
"Dengan sosialisasi ini, kami berharap mereka sadar bahwa laporan juga wajib disampaikan ke Kesbangpol," ujar Lenny J This.
Satu di antara peserta, Andriani, menyampaikan sosialisasi yang intens seperti menyambung jembatan yang putus.
"Lebih menjalin komunikasi antara Kesbangpol dan Ormas itu penting, supaya kelompok organisasi juga bisa tahu bagian mana yang masih kurang selama ini," katanya.
Sosialisasi ini juga diharapkan mampu menjadi wadah edukasi bagi Ormas agar memahami ketentuan hukum yang berlaku, termasuk kewajiban administratif.(*)
| Tidak Terbukti, Lapas Manokwari Bantah Keterangan JPU Soal Pengendalian Narkoba dari Dalam |
|
|---|
| PLN UP3 Manokwari Siagakan 125 Personel, Pastikan Listrik Aman Selama Pesparawi Nasional XIV |
|
|---|
| Dirjen Imigrasi Minta Jajaran Fokus Kerja, Hilangkan Budaya Lama yang Tak Patut |
|
|---|
| PAL-KOAP Papua Barat Gelar Aksi Bersih-bersih di Sekitar Venue Pesparawi Nasional XIV |
|
|---|
| ASN PUPR Papua Barat Jadi Tersangka Penipuan Rp9,8 Miliar, Rugikan 600 Orang |
|
|---|