Partisipasi Perekaman e-KTP Masih Rendah, Disdukcapil Fakfak 'Jemput Bola'
Menurut Saleh Hindom, perlu evaluasi untuk meningkatkan jumlah perekaman e-KTP oleh warga Kabupaten Fakfak.
Penulis: Aldi Bimantara | Editor: Tarsisius Sutomonaio
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Saleh-Hindom-soal-kesadaran-warga-untuk-mengurus-administrasi-kependudukan.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, FAKFAK - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Fakfak, Papua Barat, menyebutkan tingkat partisipasi perekaman e-KTP masih rendah.
Untuk itu, upaya jemput bola langsung ke kampung-kampung pun terus digalakkan.
Itu diinformasikan Kepala Disdukcapil Fakfak, Saleh Hindom, kepada TribunPapuaBarat.com di Fakfak, Rabu (13/8/2025).
"Setiap kali kegiatan jemput bola, staf atau petugas kami selalu sosialisasikan kepada masyarakat soal pentingnya administrasi kependudukan," katanya.
Menurut Saleh Hindom, perlu evaluasi untuk meningkatkan jumlah perekaman e-KTP oleh warga Kabupaten Fakfak.
"Tidak hanya untuk perekaman e-KTP, tetapi juga KK (kartu keluarga)," katanya.
Baca juga: Tenaga PKH di Fakfak Audiensi dengan Bupati, Curhat Soal Biaya Operasional
Ia mengakui adanya sejumlah kendala di lapangan misalnya adanya kesibukan warga sehingga abai dalam kepengurusan dokumen sipil atau administrasi kependudukan.
"Kita juga bisa melihat kehadiran masyarakat di tempat pelayanan Disdukcapil Fakfak juga sangat kurang," kata Saleh Hindom.
Ia berharap akan kesadaran masyarakat Fakfak sehingga upaya jemput bola Disdukcapil Fakfak pun mendapat hasil maksimal.
"Pendataan administrasi kependudukan amat penting sehingga perbaikan maupun data dari Disdukcapil itu ter-update setiap saat," ucap Saleh Hindom.
Ia menyampaikan masyarakat berperan penting untuk proaktif dalam melaporkan atau memenuhi administrasi kependudukan.
| Ketum PAL-KOAP Imbau Warga Jaga Keamanan Manokwari Menjelang Pesparawi Nasional XIV |
|
|---|
| Polda Papua Barat Matangkan Persiapan 811 Personel Pengamanan Pesparawi Nasional XIV |
|
|---|
| Tiga Tahun Tertunda, Pembangunan Gedung BWS Papua Barat Tersandera Sengketa Tanah |
|
|---|
| Bupati Fakfak Apresiasi Dukungan Kementan RI atas Perluasan Lahan Pala 1.000 Hektare |
|
|---|
| Tidak Terbukti, Lapas Manokwari Bantah Keterangan JPU Soal Pengendalian Narkoba dari Dalam |
|
|---|