Berita Manokwari
Dugaan Keracunan MBG di Manokwari, BPOM Serahkan Hasil Uji Sampel ke Dinas Kesehatan
Hasil uji lab (laboratorium) sudah ada, dan telah kami serahkan kepada Dinkes Manokwari selaku pihak yang mengadu
Penulis: Fransiskus Irianto Tiwan | Editor: Hans Arnold Kapisa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/ka-BPOM-Mkw.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Manokwari telah menyerahkan hasil uji laboratorium terhadap sampel makanan pasca dugaan keracunan belasan pelajar di Manokwari belum lama ini.
Belasan pelajar di salah satu sekolah di Manokwari diduga keracunan setelah menyantap makanan yang disajikan melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kepala BPOM Manokwari, Agustince Werimon, membenarkan proses pengujian sampel makanan (MBG) menindaklanjuti pengaduan dari Dinas Kesehatan Manokwari.
Ia mengatakan, proses pengujian laboratorium terhadap sampel MBG berupa nasi, sayur, dan lauk.
"Hasil uji lab (laboratorium) sudah ada, dan telah kami serahkan kepada Dinkes Manokwari selaku pihak yang mengadu," ujar Agustince, Jumat (21/8/2025).
Ia menjelaskan, BPOM memiliki peran penting dalam pengujian makanan, namun belum dapat secara langsung terlibat dalam program nasional [MBG] karena keterbatasan kewenangan.
"Kami juga berniat untuk berpartisipasi dalam program MBG, tetapi selama kewenangan itu tidak diberikan, kami hanya bisa sebatas pengujian," jelasnya.
Baca juga: Suryati Faisal Soroti Pengawasan MBG di Manokwari: Dapur Harus Bersertifikasi Layak Tata Boga
Selain pengujian, BPOM Manokwari juga berupaya melakukan edukasi kepada penyedia makanan, khususnya terkait prinsip ketahanan pangan.
Materi edukasi tersebut merupakan panduan dari BPOM pusat agar penyedia makanan memahami teknis pengelolaan makanan siap saji, termasuk penyimpanan yang membutuhkan waktu dan cara khusus.
Agustince menambahkan, BPOM tidak memiliki kewenangan untuk menyatakan apakah suatu pihak bersalah atau tidak terkait hasil uji, karena keputusan tersebut berada di tangan pemerintah daerah dan Badan Gizi Nasional (BGN).
Namun, ia berharap BPOM dapat dilibatkan dalam pengawasan, mengingat makanan yang disiapkan untuk program seperti MBG ditujukan bagi ribuan orang dengan proses yang panjang.
"Kalau SPPG yang belum pernah mendapat sosialisasi bisa bersurat, kami pasti akan datang memberikan sosialisasi. Bagi yang sudah pernah, mohon diterapkan, karena edukasi yang diberikan benar-benar teknis," tegasnya.
BPOM Manokwari
Kepala BPOM Manokwari
Agustince Werimon
uji sampel MBG
MBG di Manokwari
dugaan keracunan
Dinas Kesehatan Manokwari
| Gabungan Ormas di Manokwari Serukan Papua Damai: Stop Operasi Militer di Wilayah Sipil |
|
|---|
| Yohanes Lebang Usulkan Transformasi TWA Gunung Meja dengan Skema IAD |
|
|---|
| PAD Mansel Ditargetkan Tembus Rp10 Miliar, Bupati Bernard Dorong OPD Maksimalkan Potensi Daerah |
|
|---|
| Zero Halinar, Tekad Lapas Kelas IIB Manokwari Jaga Integritas |
|
|---|
| Mahasiswa Poltekkes Sorong Musyawarah Desa PKL Terpadu di Kelurahan Padarni Manokwari |
|
|---|