Pedagang Merasa Nyaman Berjualan di Pasar Thumburuni Fakfak
"Kami sudah mengosongkan lapak di Pasar Tanjung Wagom sesuai arahan pemerintah daerah dan mulai berjualan di Pasar Thumburuni," katanya.
Penulis: Aldi Bimantara | Editor: Tarsisius Sutomonaio
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Pedagang-di-Pasar-Rakyat-Thumburuni-Kabupaten-Fakfak.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, FAKFAK - Meskipun cuaca panas terik, para pedagang di Pasar Rakyat Thumburuni, Kabupaten Fakfak, Papua Barat, mengaku tidak kepanasan.
"Di pasar sebelumnya itu kan panas. Di sini (Pasar Thumburuni) nyaman sekali, tra (tidak) panas," ujar pedagang bernama Rahima Tukuway kepada TribunPapuaBarat.com di Fakfak.
Selain itu, ia sudah mencoba fasilitas toilet yang disediakan. Ia terkesan karena tempat itu bersih serta air mengalir lancar.
"Kami sudah mengosongkan lapak di Pasar Tanjung Wagom sesuai arahan pemerintah daerah dan mulai berjualan di Pasar Thumburuni," katanya.
Ia mengakui, pada minggu pertama menempati Pasar Rakyat Thumburuni, belum banyak pembeli.
"Sedikit-sedikit, orang sudah ada yang tahu dan banyak yang datang belanja," katanya.
Baca juga: Sepekan Pedagang Berjualan di Pasar Thumburuni Fakfak : Alhamdulillah Pembeli Mulai Ramai
Ia berharap Pasar Thumburuni Fakfak segera diresmikan agar pembeli bisa lebih banyak yang tahu kalau pasar sentral tersebut telah aktif.
"Kami di sini jual sayur-sayur, buah-buah dan makanan serta minuman ringan, mari mampir," ujarnya.
Dari pantauan Tribun, pada minggu pertama para pedagang mulai berjualan di Pasar Rakyat Thumburuni terlihat tertib.
Mereka selalu menjaga kebersihan dengan sesekali menyapu lingkungan lapak mereka masing-masing.
Pasar Rakyat Thumburuni merupakan pasar sentral di Kabupaten Fakfak, Papua Barat, yang akan diresmikan pemerintah daerah.
Ini merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN) setelah bangunan Pasar Thumburuni lama mengalami musibah kebakaran pada 2019.
| Ketum PAL-KOAP Imbau Warga Jaga Keamanan Manokwari Menjelang Pesparawi Nasional XIV |
|
|---|
| Polda Papua Barat Matangkan Persiapan 811 Personel Pengamanan Pesparawi Nasional XIV |
|
|---|
| Tiga Tahun Tertunda, Pembangunan Gedung BWS Papua Barat Tersandera Sengketa Tanah |
|
|---|
| Bupati Fakfak Apresiasi Dukungan Kementan RI atas Perluasan Lahan Pala 1.000 Hektare |
|
|---|
| Tidak Terbukti, Lapas Manokwari Bantah Keterangan JPU Soal Pengendalian Narkoba dari Dalam |
|
|---|