DPRD Fakfak Bentuk Tim Telusuri Dalang di Balik Izin PT Pabar Wana Perkasa
masyarakat adat bersama seluruh anggota DPRD Fakfak menyatakan sikap menolak kehadiran perusahaan kayu log tersebut
Penulis: Aldi Bimantara | Editor: Hans Arnold Kapisa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/ketua-DPRD-Ff-respons.jpg)
Ringkasan Berita:
- DPRD Fakfak bentuk tim khusus untuk menelusuri dalang di balik izin operasi PT Pabar Wana Perkasa, menyusul penolakan keras masyarakat adat Mbaham Matta, khususnya Marga Tunggin.
- Aspirasi masyarakat adat diterima secara resmi oleh DPRD Fakfak, dengan sikap tegas menolak aktivitas penebangan kayu log dan berkomitmen menjaga kondusivitas bersama aparat keamanan.
TRIBUNPAPUABARAT.COM, FAKFAK - Penolakan masyarakat adat Mbaham Matta, khususnya Marga Tunggin, terhadap rencana operasi perusahaan kayu log PT Pabar Wana Perkasa mendapat perhatian serius dari DPRD Fakfak, Papua Barat.
Menyikapi aspirasi tersebut, DPRD Fakfak membentuk tim khusus untuk menelusuri proses pemberian izin perusahaan.
Ketua DPRD Fakfak, Amir Rumbouw, menyampaikan hal itu saat diwawancarai awak media di Fakfak, Kamis (21/5/2026).
“Kami sepakat membentuk tim yang akan turun langsung ke lapangan untuk mencari data, mulai dari izin operasi hingga izin dari masyarakat adat,” ujarnya.
Dalam forum audiensi bersama masyarakat adat, seluruh anggota DPRD Fakfak yang hadir menyatakan sikap menolak kehadiran perusahaan kayu log tersebut.
Baca juga: Marga Tunggin Tegas Menolak PT Pabar Wana Perkasa di Atas Tanah Adat Mbaham-Matta
“DPRD Fakfak menolak keras aktivitas penebangan kayu log PT Pabar Wana Perkasa di wilayah Marga Tunggin Yanggera,” tegas Amir Rumbouw.
Ia menambahkan, hasil penelusuran tim nantinya akan dikembangkan secara berjenjang sesuai temuan di lapangan.
“Secara keseluruhan, hari ini kami menerima aspirasi masyarakat yang menolak perusahaan tersebut. Aspirasi disampaikan dengan baik dan tertib,” tandasnya.
Dalam kesempatan itu, DPRD Fakfak juga menyampaikan terima kasih kepada aparat keamanan yang menjaga situasi tetap kondusif selama penyampaian aspirasi berlangsung.
“Kami memberikan penghormatan kepada bapak-ibu dari Marga Tunggin yang hadir secara damai dan terhormat untuk menyampaikan isi hati mereka di rumah rakyat ini,” tutup Amir Rumbouw.
| Marga Tunggin Tegas Menolak PT Pabar Wana Perkasa di Atas Tanah Adat Mbaham-Matta |
|
|---|
| Prakiraan Cuaca Papua Barat Jumat 22 Mei 2026: Manokwari hingga Kaimana Diguyur Hujan Ringan |
|
|---|
| RSUD Fakfak Jadi Percontohan Penanganan Kegawatdaruratan Ibu dan Anak di Tanah Papua |
|
|---|
| Wagub Papua Barat Akui Kekurangan LKPJ 2025: Rekomendasi DPR Jadi Catatan Perbaikan |
|
|---|
| DPR Papua Barat Akan Panggil Tiga OPD Terkait Aspirasi PAL-KOAP |
|
|---|