Selasa, 19 Mei 2026

PT Cendrawasih Pharmaceutical Indonesia Kerja Sama Bidang Kesehatan dengan Pemkab Fakfak

PT Cendrawasih Pharmaceutical Indonesia juga berkomitmen mendukung akses internet di puskesmas-puskesmas pelosok Fakfak

Tayang:
Penulis: Arfat Jempot | Editor: Hans Arnold Kapisa
zoom-inlihat foto PT Cendrawasih Pharmaceutical Indonesia Kerja Sama Bidang Kesehatan dengan Pemkab Fakfak
Doc: Wawan Syarif Langgai
DIREKTUR - Direktur PT Cendrawasih Pharmaceutical Indonesia, Wawan Syarif Langgai, hadir sebagai pembicara dalam Rapat Kerja Kesehatan Daerah (Rakerkesda) Kabupaten Fakfak pada 15-16 Desember 2025. 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, KAIMANA - PT Cendrawasih Pharmaceutical Indonesia menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Fakfak, Papua Barat di bidang kesehatan.

Direktur PT Cendrawasih Pharmaceutical Indonesia, Wawan Syarif Langgai, mengatakan kerja sama ini bertujuan memenuhi kebutuhan obat, Bahan Medis Habis Pakai (BMHP), serta alat kesehatan.

Langkah tersebut sejalan dengan visi Bupati Fakfak untuk mewujudkan program Fakfak Sehat bagi seluruh masyarakat.

Pengusaha muda asal Kiruru, Teluk Etna, Kaimana itu juga diundang sebagai pembicara dalam Rapat Kerja Kesehatan Daerah (Rakerkesda) Kabupaten Fakfak yang berlangsung pada 15–16 Desember 2025 di Hotel Grand Papua Fakfak.

Menurut Wawan, pihaknya menjamin ketersediaan pasokan obat, BMHP, dan alat kesehatan secara berkelanjutan untuk mendukung fasilitas kesehatan di Fakfak.

“Melalui komitmen ini, perusahaan kami akan berkontribusi langsung pada peningkatan indeks kesehatan masyarakat setempat,” ujar Wawan saat dihubungi Tribunpapuabarat.com, Selasa (16/12/2025).

Baca juga: Buka Rakerkesda 2025, Wabup Donatus Dorong Transformasi Layanan Kesehatan di Fakfak

Selain itu, PT Cendrawasih Pharmaceutical Indonesia juga berkomitmen mendukung akses internet di puskesmas-puskesmas pelosok Fakfak dengan mendonasikan perangkat Starlink.

Inisiatif ini, kata Wawan, memungkinkan petugas kesehatan memantau dan memperbarui stok obat secara real-time, sehingga mencegah kekosongan pasokan di daerah terpencil. 

"Dengan konektivitas, rantai pasok menjadi lebih responsif dan memastikan obat serta alat kesehatan selalu tersedia kapan pun dibutuhkan,” jelasnya.

Wawan menambahkan, kerja sama dengan Pemkab Fakfak tidak hanya memperkuat rantai pasok kesehatan di daerah tersebut, tetapi juga diharapkan menjadi role model bagi kabupaten lain di Papua Barat.

“Kiranya dengan kerja sama ini, indeks kesehatan masyarakat dapat meningkat, angka morbiditas menurun, dan pembangunan berkelanjutan semakin terwujud,” tegasnya.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved