Dua Rumah Rusak Diterjang Longsor dari Bekas Galian Tanah di Distrik Bintuni
"Kalau tidak secepatnya dilakukan pencegahan, tanah akan menutup jalan utama menuju rumah sakit umum," kata Yono, warga Kilometer 4, Distrik Bintuni
Penulis: Randy Rumbia | Editor: Tarsisius Sutomonaio
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Dua-rumah-rusak-akibat-longsor-di-Kilometer-4-Distrik-Bintuni.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, BINTUNI - Dua rumah warga rusak akibat diterjang longsor di Kilometer 4, Distrik Bintuni, Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat.
Longsor itu berasal dari bekas proyek galian tanah di Kilometer 4.
Dua rumah yang rusak itu milik keluarga Yono dan keluarga Yanto.
Berdasarkan pantauan TribunPapuaBarat.com, dapur di rumah Yono rusak dihantam material longsor.
Akibatnya, dapur itu tak bisa digunakan sementara waktu.
Baca juga: Jalan Trans Papua di Mansel Masih Tertimbun Longsor, Sopir Angkutan Umum Bertukar Penumpang
Baca juga: Distrik Tahota Diguyur Hujan Deras, Jalan Trans Papua Barat Tertutup Material Tanah Longsor
Lalu, material longsor menutup sumur bor di rumah keluarga Yanto sehingga tidak bisa digunakan lagi.
Menurut Yono, bencana longsor itu dipicu curah hujan yang tinggi sehingga tanah bekas galian ambruk dan menimpa dua rumah warga tersebut.
"Kalau hal ini tidak secepatnya dilakukan pencegahan, tanah tersebut akan menutup jalan utama menuju rumah sakit umum," kata Yono saat dikonfirmasi TribunPapuaBarat.com, Minggu (14/04/2024).
Selain itu, ucapnya, akan semakin banyak rumah yang terancam bencana longsor di Kilometer 4.
Menurutnya, longsor di lokasi itu terjadi sejak tiga pekan lalu, tapi belum ada penanganan longsor baik dari pemerintah maupun swasta.
| Inspektorat Fakfak Tunggu Hasil Pemeriksaan BPK Terkait Proyek Renovasi Puskesmas Kokas |
|
|---|
| Pemerintah Perkuat Layanan Keimigrasian, Fokus Kemudahan Jamaah Haji dan Efisiensi di Bandara |
|
|---|
| Tiba di Manokwari, Pelatih Timnas Futsal Hector Souto Disambut Prosesi Adat Papua |
|
|---|
| Jadwal Lengkap KMP Kalabia April 2026, Rute Sorong–Fakfak–Wahai PP |
|
|---|
| Warga Sibena Permai Keluhkan Keterbatasan Guru dan Sarana Pendidikan dalam Reses Madika |
|
|---|