Kericuhan di Sanggeng Manokwari
Manokwari Sudah Kondusif, Kapolda Jhonny Isir Imbau Masyarakat Tidak Terprovokasi
kejadian ini bermula dari aksi spontan pihak keluarga di Manokwari, yang menuntut perhatian atas salah satu tahanan politik (Tapol) di Kota Sorong
Penulis: Fransiskus Irianto Tiwan | Editor: Hans Arnold Kapisa
TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Kepala Kepolsian Daerah (Kapolda) Papua Barat, Irjen Pol Johnny Eddizon Isir menegaskan bahwa situasi keamanan di kabupaten Manokwari telah kondusif.
Kapolda mengatakan, bahwa hingga Jumat (29/8/2025) siang aktivitas masyarakat Manokwari sudah berjalan normal meski ketegangan sempat terjadi sejak Kamis (28/8) malam hingga Jumat pagi tadi.
"Semua sudah kondusif, aktivitas masyarakat juga berjalan normal," ujar Kapolda kepada awak media di Manokwari, Jumat (29/8/2025).
Baca juga: Irjen Jhonny Isir Pastikan Manokwari Konsusif Pascaaksi Sekelompok Warga
Kronologi Kericuhan di Manokwari
Kesempatan tersebut, Kapolda Irjen Johnny Isir menjelaskan kronologi kericuhan di sejumlah titik lokasi di Manokwari yang dipicu aksi sekelompok warga.
Johnny Isir mengatakan bahwa aksi tersebut diduga bermula dari protes pihak keluarga dari salah satu tahanan politik di Kota Sorong.
"Diduga, kejadian ini bermula dari aksi spontan pihak keluarga di Manokwari, yang menuntut perhatian atas salah satu dari empat tahanan politik di Kota Sorong, Papua Barat Daya," kata Kapolda.
Baca juga: Timsus Gabungan Polda Papua Barat akan Selidiki Penyebab Kematian Seorang Warga Manokwari
Empat tahanan di Kota Sorong itu telah brangkatkan untuk menjalani proses persidangan di Makassar, Sulawesi Selatan.
Kapolda menegaskan, apa yang terjadi tetap akan diproses sesuai aturan hukum yang berlaku.
"Harapan saya, aksi spontan yang terjadi semalam (Kamis, 28/8) sudah selesai.
Mari kita jaga situasi Manokwari agar tetap aman, jangan sampai terulang kembali," imbau Isir.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.