Ekonomi Belum Stabil, Bupati Manokwari : Efisiensi Anggaran dan Tata Ulang Program
KUPA PPAS APBD Manokwari ditetap melalui sidang paripurna DPRK Manokwari pada Senin (29/9/2025) malam
Penulis: Fransiskus Irianto Tiwan | Editor: Tarsisius Sutomonaio
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Hermus-Indou-Yan-Ayomi-dan-Ketua-DPRK-Manokwari-Jhoni-Muid.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Bupati Manokwari, Hermus Indou, menyebut kondisi perekonomian daerah pada 2025 belum sepenuhnya stabil menyusul dinamika nasional dan global.
Pemerintah daerah dituntut untuk melakukan efisiensi, restrukturisasi program, dan penyesuaian ulang kegiatan pembangunan.
Efisiensi anggaran dan penataan ulang program, ucapnya, merupakan langkah penting agar administrasi keuangan daerah tetap tertib dan akuntabel.
Meskipun ada keterlambatan administrasi yang berdampak pada lambatnya pelayanan publik, ucap Hermus Indou, Pemkab Manokwari berkomitmen untuk memperbaiki kinerja agar lebih cepat, efektif, dan tepat sasaran.
Berbekal penetapan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA) Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD, Bupati berharap semua program prioritas dapat segera dijalankan.
Baca juga: Pemkab Manokwari Minta Saran Warga Soal Pembangunan Pasar Raya Induk Wosi
KUPA PPAS APBD Manokwari ditetap melalui sidang paripurna DPRK Manokwari pada Senin (29/9/2025) malam di kantor DPRK Manokwari.
"Dengan kerja sama yang solid, saya optimistis kita dapat mencermati dan merencanakan kondisi daerah dengan baik demi kepentingan masyarakat," kata Hermus Indou.
Pembangunan daerah harus diarahkan ke percepatan peningkatan kesejahteraan masyarakat, pemerataan pembangunan, serta terwujudnya kemandirian fiskal daerah.
Ia juga mengharapkan dukungan masyarakat terhadap program pembangunan Kabupaten Manokwari.
Bupati mengapresiasi DPRK, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), dan semua pihak yang menyusun dan membahas dokumen KUPA-PPAS itu.
"Kesepakatan hari ini adalah bentuk tanggung jawab bersama eksekutif dan legislatif untuk memastikan keberlanjutan pembangunan di Manokwari."
"Semua proses ini bagian dari upaya kita menata kebijakan fiskal yang sehat, transparan, dan akuntabel," kata Hermus Indou.
| Operasi Wirawaspada, Imigrasi Manokwari Perketat Pengawasan WNA di Kabupaten Mansel |
|
|---|
| Bantaran Sungai di Manokwari Akan Ditertibkan, Bupati Hermus: DAS Harus Bebas Bangunan |
|
|---|
| Abu Rumkel Soroti Transparansi APBD Manokwari hingga Dana Siaga Bencana: Pemda Jangan Lelet |
|
|---|
| Hermus-Mugiyono Tepati Janji Politik, 46 Huntara Diserahkan ke Warga Borobudur |
|
|---|
| RDP DPRK Ungkap Penyebab Banjir di Pasar Sentral Sanggeng: Sampah dan Drainase Buruk |
|
|---|