Sabtu, 13 Juni 2026

Berita Manokwari

Ribuan Warga Manokwari Daftar CKG tapi Belum Periksa Kesehatan, Ini Penjelasan Mikael Osok

Namun, jika dalam waktu 30 hari tidak hadir, maka tiket atau kode undangan akan kadaluarsa dan peserta harus melakukan pendaftaran ulang

Tayang:
zoom-inlihat foto Ribuan Warga Manokwari Daftar CKG tapi Belum Periksa Kesehatan, Ini Penjelasan Mikael Osok
TribunPapuaBarat.com/Fransiskus Irianto Tiwan
MANOKWARI - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Manokwari Papua Barat Mikael Osok (kiri) diwawancarai media di Manokwari, Senin (20/10/2025) 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Ribuan warga Kabupaten Manokwari yang telah terdaftar dalam aplikasi Cek Kesehatan Gratis (CKG) belum memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan yang disediakan oleh Dinas Kesehatan setempat.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari, Mikael Osok, mengungkapkan bahwa dari 8.000 warga yang telah mendaftar melalui aplikasi CKG, baru sekitar 5.000 orang yang datang untuk menjalani pemeriksaan.

“Yang terdaftar di aplikasi itu lebih dari 8.000 orang, tapi yang datang berobat baru sekitar 5.000. Artinya masih ada sekitar 3.000 warga yang belum datang.

Bisa jadi mereka belum sempat atau memang tidak datang sama sekali,” ujar Mikael saat ditemui di Manokwari, Senin (20/10/2025).

Mikael menjelaskan, warga yang telah mendaftar seharusnya menerima notifikasi di ponsel masing-masing mengenai jadwal pemeriksaan.

Namun, jika dalam waktu 30 hari tidak hadir, maka tiket atau kode undangan akan kadaluarsa dan peserta harus melakukan pendaftaran ulang.

“Kalau sudah mendaftar, mereka akan dapat notifikasi di HP untuk datang berobat sesuai jadwal. Tapi kalau lewat 30 hari tidak datang, tiketnya otomatis hangus dan harus daftar ulang,” jelasnya.

Baca juga: Dinkes Manokwari Mulai Gencar Cek Kesehatan Gratis di 131 Sekolah Dasar 

Ia menambahkan, target layanan CKG di wilayah Manokwari Barat disesuaikan dengan jumlah penduduk yang mencapai sekitar 99 ribu jiwa. Namun, capaian saat ini masih jauh dari target.

“Target kita sesuai jumlah penduduk Manokwari Barat, hampir 99 ribu jiwa. Tapi capaian itu masih rendah,” katanya.

Menurut Mikael, rendahnya partisipasi masyarakat disebabkan oleh kurangnya kesadaran untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin.

Padahal, kata Mikael, program CKG bertujuan untuk mendeteksi penyakit sejak dini, bukan untuk pengobatan bagi yang sudah sakit.

“Program ini bukan untuk orang sakit, tapi untuk orang sehat yang ingin tahu kondisi kesehatannya. Jadi sangat tergantung pada kesadaran pribadi,” ujarnya.

Selain itu, ia mengakui bahwa sebagian masyarakat belum terbiasa menggunakan ponsel Android, yang menjadi sarana utama pendaftaran layanan CKG. Meski demikian, warga tetap bisa mendaftar secara manual di Puskesmas.

“Masih banyak yang belum paham cara pakai HP Android. Tapi kalau tidak punya HP, bisa langsung datang ke Puskesmas. Petugas sudah siap membantu pendaftaran manual,” tambahnya.

Mikael pun mengimbau seluruh masyarakat Kabupaten Manokwari agar memanfaatkan program CKG dengan sebaik-baiknya demi menjaga kesehatan sejak dini.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
1 - 1
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
Live
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Berita Populer

Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved