Selasa, 14 April 2026

Ketua Demisioner IMPT Ingatkan Pengurus Baru Jaga Persatuan Mahasiswa

IMPT Manokwari resmi punya pengurus baru periode 2026–2027, bagaimana mereka menjaga semangat persatuan?

Tayang:
zoom-inlihat foto Ketua Demisioner IMPT Ingatkan Pengurus Baru Jaga Persatuan Mahasiswa
Tribunpapuabarat.com/Matius Pilamo Siep
RUA IMPT KE XXVI - Ketua Demisioner IMPT, Yuten Sam saat diwawancarai media di Asrama Puncak, Amban, Manokwari, Sabtu (11/4/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Ketua demisioner IMPT, Yuten Sam, memberi ucapan selamat kepada pengurus baru periode 2026–2027.
  • Ia berharap kepengurusan baru menjaga persatuan mahasiswa Pegunungan Tengah Papua di Manokwari.
  • Yuten menekankan pentingnya semangat kebersamaan untuk menghadapi tantangan organisasi ke depan.

 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Ketua demisioner Ikatan Mahasiswa Pegunungan Tengah (IMPT), Yuten Sam, menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus baru IMPT periode 2026–2027.

Pernyataan tersebut disampaikannya usai pelaksanaan Rapat Umum Anggota (RUA) IMPT ke-XXVI yang digelar di Asrama Mahasiswa Puncak, Manokwari, Sabtu (11/4/2026).

Yuten berharap kepengurusan yang baru dapat menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab serta menjunjung tinggi nilai persatuan.

“Saya mengucapkan selamat kepada pengurus yang baru terpilih. Jalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa IMPT merupakan wadah yang menaungi mahasiswa dari 16 kabupaten di wilayah Pegunungan Tengah Papua, seperti Jayawijaya, Puncak Jaya, Puncak, Tolikara, Lanny Jaya, Nduga, Yahukimo, Pegunungan Bintang, Paniai, Dogiyai, Deiyai, Intan Jaya, Yalimo, hingga Mamberamo.

Baca juga: Tim Formatur PWI Teluk Bintuni Laporkan Progres Konfercab III ke Bupati

Menurutnya, keberagaman latar belakang tersebut menjadi kekuatan utama dalam menjaga solidaritas antar mahasiswa di perantauan, khususnya di Manokwari.

“IMPT menjadi wadah pemersatu bagi mahasiswa Pegunungan Tengah di Manokwari. Dari sini, mahasiswa belajar menjadi sarjana yang berintelektual dan berguna bagi tanah Papua,” katanya.

Lebih lanjut, Yuten mengakui bahwa selama masa kepengurusannya, organisasi tidak terlepas dari berbagai tantangan, baik internal maupun eksternal.

Ia menyebut, tantangan internal kerap muncul dalam bentuk dinamika organisasi, sementara dari eksternal berupa konflik sosial yang melibatkan organisasi lain maupun lingkungan masyarakat.

Meski demikian, ia menilai IMPT tetap berdiri dengan semangat persatuan dan kesatuan yang kuat.

“Organisasi ini hadir dengan modal semangat persatuan. Itu yang harus terus dijaga oleh pengurus yang baru,” tegasnya.

Ia juga berpesan kepada pengurus terpilih agar tidak melihat keterbatasan sebagai penghalang untuk menjadi pemimpin yang baik.

“Menjadi pemimpin yang handal dan berintelektual tidak harus berasal dari organisasi yang serba ada. Belajarlah dari kesusahan, dengan modal semangat agar kelak menjadi pribadi yang berjiwa mulia,” ungkapnya.

Di akhir penyampaiannya, Yuten menekankan bahwa dengan semangat kebersamaan, berbagai persoalan organisasi dapat diselesaikan.

Ia pun mengajak pengurus baru untuk menjalankan tugas dengan penuh suka cita dan semangat kebersamaan demi kemajuan IMPT ke depan. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved