Rabu, 13 Mei 2026

Info Teluk Bintuni

Disdikbudpora Teluk Bintuni Klarifikasi Keterlambatan Bansos Pendidikan 2026

Benar ada keterlambatan, dan itu disebabkan kendala administrasi, khususnya kesalahan nomor rekening dan data penerima yang belum lengkap

Tayang:
zoom-inlihat foto Disdikbudpora Teluk Bintuni Klarifikasi Keterlambatan Bansos Pendidikan 2026
Tribunpapuabarat.com/Syahrul Said Refideso
INFO BINTUNI - Kepala Disdikbudpora Teluk Bintuni, Henry Kapuangan, saat memberikan penjelasan terkait kendala pencairan Bansos Pendidikan 2026 kepada Mahasiswa yang menggelar aksi damai pada Selasa (12/5/2026) 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, BINTUNI - Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disdikbudpora) Kabupaten Teluk Bintuni memberikan klarifikasi terkait keterlambatan pencairan bantuan sosial (bansos) pendidikan tahun 2026.

Klarifikasi disampaikan menyusul aksi protes mahasiswa yang mempertanyakan kejelasan penyaluran dana tersebut.

Kepala Disdikbudpora Teluk Bintuni, Henry Kapuangan, mengakui adanya kendala administrasi yang menyebabkan proses pencairan belum berjalan lancar.

Hal ini disampaikan langsung kepada Ikatan Mahasiswa Teluk Bintuni Kota Studi Manokwari saat melakukan aksi damai hingga berujung pemalangan kantor Disdikbudpora pada Selasa (12/5/2026).

“Benar ada keterlambatan, dan itu disebabkan kendala administrasi, khususnya kesalahan nomor rekening dan data penerima yang belum lengkap,” ujar Henry.

Ia menjelaskan bahwa sebagian dana sebenarnya sudah diproses, namun kesalahan nomor rekening serta data mahasiswa yang belum lengkap membuat pencairan tidak bisa dilakukan.

Baca juga: Bansos Pendidikan 2026 dari Pemda Teluk Bintuni Kembali Tersendat, Ada Apa?

Setelah dilakukan klarifikasi, sebagian besar data mahasiswa telah terinput, tetapi masih ada perbaikan yang harus diselesaikan agar dana dapat masuk ke rekening penerima.

Henry meminta mahasiswa melakukan pengecekan ulang terhadap data penerima bansos di masing-masing kota studi.

“Jika masih ada mahasiswa yang belum terdaftar, diminta segera melengkapi dan menyerahkan data agar dapat diteruskan ke Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Teluk Bintuni untuk proses pencairan,” tambahnya.

Ia menegaskan komitmen Disdikbudpora untuk memperjuangkan hak-hak mahasiswa dan memastikan bansos pendidikan tersalurkan tepat sasaran.

“Kami berharap mahasiswa tetap tenang dan terus berkoordinasi dengan pihak dinas agar seluruh proses administrasi dapat segera diselesaikan,” pungkasnya.

Setelah mendengar penjelasan tersebut, kelompok mahasiswa akhirnya sepakat membuka kembali palang di kantor Disdikbudpora Teluk Bintuni sehingga aktivitas pelayanan kembali berjalan normal.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved