Dinas Pertanian Teluk Bintuni Gelar Bimtek untuk OAP Soal Ternak Ayam
Dinas Pertanian Teluk Bintuni bekerja sama dengan Universitas Papua (UNIPA) untuk menggelar kegiatan yang rencananya berlangsung tiga hari tersebut.
Penulis: Syahrul Said Refideso | Editor: Tarsisius Sutomonaio
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Dinas-Pertanian-Teluk-Bintuni-menggelar-Bimbingan-Teknis-bimtek-untuk-OAP.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, BINTUNI - Dinas Pertanian Teluk Bintuni menggelar bimbingan teknis (Bimtek) bagi orang asli Papua (OAP) mengenai sistem pemeliharaan dan pengelolaan penggunaan pakan alternatif bagi peternak ayam.
Ada 30 peserta dari berbagai kelompok tani OAP yang mengikuti kegiatan di Balai Kampung Waraitama, Distrik Manimeri, Sabtu (15/11/2025),
Kepala Bidang Penyuluhan Pertanian, Frans T A Saidui, menyebut dana penyelenggaraan bimbek bersumber dari dana Otonomi Khusus (Otsus) 2025.
Tujuan bimbingan teknis untuk meningkatkan kapasitas peternak lokal, khususnya peternak ayam.
Karena itu, Dinas Pertanian Teluk Bintuni bekerja sama dengan Universitas Papua (UNIPA) untuk menggelar kegiatan yang rencananya berlangsung tiga hari tersebut.
Ada tiga narasumber dari Universitas Papua (UNIPA) yakni Dr Stepanus, Ir Dwi Dyoko Rahardjo, dan Dr Deny A Iyai.
Kepala Dinas Pertanian Teluk Bintuni, Abraham Inanosa, menekankan pentingnya peningkatan kompetensi peternak OAP guna mendorong kemandirian pangan serta penguatan ekonomi keluarga.
Ia juga berharap dengan kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan orang asli Papua dalam bidang pertanian dan peternakan.
Antara lain meningkatkan produksi dan kualitas ayam, meningkatkan pendapatan peternak ayam, serta meningkatkan kesadaran dalam mengelola dan memelihara ayam yang baik.
Baca juga: Dinas Peternakan Papua Barat Rencanakan Bantuan Bibit Ternak ke Peternak OAP
| Kolaborasi KMK-PMK Unipa dalam Pelatihan Kepemimpinan: Membentuk Karakter, Memberi Dampak |
|
|---|
| Ketua Pemuda Adat Doberai: Otsus Harus Berpihak pada OAP, Bukan Sekadar Anggaran |
|
|---|
| UNIPA-WWF Perkuat Kemitraan Strategis, Fokus pada Riset dan Pembangunan Berkelanjutan |
|
|---|
| Amnesty Unipa Kecam Dugaan Tindakan Represif Aparat dalam Peristiwa Tambrauw dan Dogiyai |
|
|---|
| Presma Unipa Desak Evaluasi Dana Otsus Papua: "Gemuk Struktur, Implementasi Lemah" |
|
|---|