Minggu, 31 Mei 2026

Berita Teluk Bintuni

Lomba Masak dan Merangkai Bunga Meriahkan Satu Abad Klasis GKI Teluk Bintuni

Rangkaian perlombaan yang  digelar ini dalam rangka memperingati satu abad berdirinya Klasis GKI Teluk Bintuni

Tayang:
zoom-inlihat foto Lomba Masak dan Merangkai Bunga Meriahkan Satu Abad Klasis GKI Teluk Bintuni
Tribunpapuabarat.com/Syahrul Said Refideso
BINTUNI - Kegiatan lomba masak dan merangkai bunga di momen perayaan satu abad Klasis GKI Teluk Bintuni, Sabtu (7/2/2026) 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, BINTUNI – Sekretaris Klasis Gereja Kristen Injili (GKI) Teluk Bintuni, Pdt. Yohanis Lanta, resmi membuka Lomba Masak Papeda dan Ikan Kuah Kuning serta Lomba Merangkai Bunga Liturgis (Bunga Hidup) di Teluk Bintuni, Sabtu (7/2/2026)

Rangkaian perlombaan yang  digelar ini dalam rangka memperingati satu abad berdirinya Klasis GKI Teluk Bintuni.

Dalam sambutannya, Pdt. Yohanis Lanta menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mempersiapkan diri dengan penuh sukacita.

Ia menegaskan bahwa Badan Pekerja Klasis GKI Bintuni memberikan perhatian penuh serta dukungan doa agar seluruh rangkaian lomba berjalan baik dan lancar.  

“Melalui lomba memasak, bukan hanya keterampilan yang diasah, tetapi juga menumbuhkan talenta diri serta membantu kehidupan keluarga di rumah,” ujarnya.

Baca juga: Pelatihan Tim Multimedia Klasis GKI Manokwari, Gerson Smori Bahas Strategi Media Digital Gerejawi

Terkait lomba merangkai bunga liturgis, ia menekankan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar merangkai bunga, melainkan menghadirkan jiwa dan makna rohani.

Menurutnya, bunga hidup mencerminkan persembahan yang hidup kepada Tuhan dan menghadirkan suasana ibadah yang penuh makna. 

Ia juga mengimbau agar seluruh pihak tidak memengaruhi peserta selama perlombaan, sehingga mereka dapat mengikuti dengan tenang, tertib, dan maksimal.

Untuk lomba masak papeda dan ikan kuah kuning, panitia menunjuk Gustaf Manuputty sebagai juri pertama, Ny. Jane Fimbay sebagai juri kedua, dan Ny. Linda Manggaprow sebagai juri ketiga. 

Sementara itu, lomba merangkai bunga liturgis dinilai oleh Ibu Anita Manuputty, Pdt. M.I. Malaganda, dan Julita Sengkai.  

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan satu abad Klasis GKI Teluk Bintuni yang sarat nilai kebersamaan, budaya lokal, serta penghayatan iman, sekaligus memperkuat semangat pelayanan dan persaudaraan di tengah jemaat.  

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved