Minggu, 12 April 2026

Tabung Oksigen Terbatas di RSUD Manokwari dan Provinsi Papua Barat

Jajaran Kepolisian Resort (Polres) Manokwari, melakukan pengecekan tabung oksigen di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Manokwari dan Provinsi Papua Barat

Tayang:
Penulis: Safwan Ashari | Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
zoom-inlihat foto Tabung Oksigen Terbatas di RSUD Manokwari dan Provinsi Papua Barat
TribunPapuaBarat.com/Safwan Ashari Raharusun
Saat Polres Manokwari memeriksa ketersediaan tabung oksigen di RSUD Manokwari. 

Laporan Wartawan TribunPapuaBarat.com, Safwan Ashari Raharusun

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Jajaran Kepolisian Resort (Polres) Manokwari, melakukan pengecekan tabung oksigen di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Manokwari dan Provinsi Papua Barat.

Langkah ini dilakukan, untuk menindaklanjuti pemberitaan yang berkaitan dengan krisis tabung oksigen di Manokwari.

Kabag Ops Polres Manokwari, AKP Edward M Pandjaitan, mengatakan ini merupakan perintah Kapolres Manokwari, untuk mengecek tabung oksigen.

Baca juga: RSUD Provinsi Papua Barat Tutup Layanan Sementara bagi Pasien Positif Covid-19, Ini Alasannya

"Kita sudah cek, ketersediaan RSUD Manokwari sendiri sudah siap 159 tabung oksigen," ujar Pandjaitan, kepada wartawan, Jumat (9/7/2021).

Dari 159 tabung tadi, jelas Kabag Ops, khusus pasien positif Covid-19 sendiri sekitar 50 buah.

"Direktur rumah sakit sendiri bilang, nanti bisa digeser dari pasien umum ke yang Covid-19," tuturnya.

Selain itu, Pandjaitan menambahkan, untuk mesin produksi di RSUD Manokwari, sehari hanya 15 tabung.

"Sementara dengan melonjaknya kasus terkonfirmasi Covid-19, sehari bisa mencapai 30 tabung," ucapnya.

"Namun, mereka meminta bantuan dari pihak luar di wilayah Bumi Marina," imbuh Pandjaitan.

Tak hanya itu, Direktur RSUD Manokwari, dr Alwan Rimossan, menjelaskan kondisi saat ini pihaknya sangat membutuhkan oksigen.

Baca juga: Jumlah Nakes yang Terpapar Covid-19 di Sorong Terus Bertambah, Satgas Minta Warga Tak Anggap Remeh

"Pasien berat memerlukan oksigen yang banyak. Satu pasien dalam satu hati (24 jam), mencapai 10 tabung," ujarnya.

"Kalau tiga pasien, maka sehari kita butuh 30 tabung oksigen," imbuh Rimossan.

Untuk itu, saat ini pihaknya sedang meminta bantuan dari pihak luar, agar mengisi sebagian.

Selain itu, Direktur RSUD Provinsi Papua Barat, dr Arnold Tiniap, mengatakan untuk pemakaian tabung oksigen lebih dari 100 perhari.

"Kita sebenarnya kekurangan, karena beberapa layanan pengisian tabung di Manokwari, dia mengisi rumah sakit lain," tuturnya.

Tiniap mengaku, kapasitas tabung di RSUD masih sangat terbatas, untuk melayani 111 pasien positif covid-19.(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved