Senin, 13 April 2026

Respons Kasus Satpol PP Pukul Pemilik Warung saat Razia PPKM, Jokowi: Ini Bisa Memanaskan Suasana

Insiden pemukulan yang dilakukan oknum Satpol PP terhadap ibu pemilik warung kopi di Kabupaten Gowa, mendapat perhatian dari Presiden Jokowi.

Tayang:
Editor: Astini Mega Sari
zoom-inlihat foto Respons Kasus Satpol PP Pukul Pemilik Warung saat Razia PPKM, Jokowi: Ini Bisa Memanaskan Suasana
Sekretariat Presiden via Tribunnews.com
Presiden Joko Widodo (Jokowi) - Insiden pemukulan yang dilakukan oknum Satpol PP terhadap ibu pemilik warung kopi di Kabupaten Gowa, mendapat perhatian dari Presiden Jokowi. 

TRIBUNPAPUABARAT.COM - Insiden pemukulan yang dilakukan oknum Satpol PP terhadap ibu pemilik warung kopi di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, mendapat perhatian dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Menanggapi insiden tersebut, Jokowi meminta aparat keamanan penertiban Pemperlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat untuk tidak bersikap keras dan kasar.

Jokowi menanggapi kasus ini sebagai bahan evaluasi berkaitan dengan Mobility Indeks, yakni mobilitas masyarakat saat pemberlakukan penyekatan saat berkegiatan.

Untuk itu, Jokowi meminta kepada Polri dan juga Menteri Dalam Negeri untuk dapat mensosialisasikan kepada para jajarannya di daerah-daerah untuk bersikap tegas dan santun.

Hal tersebut diungkap Jokowi saat menggelar rapat terbatas dengan para menteri yang diunggah dalam Youtube Sekretariat Presiden, Sabtu (17/7/2021).

Baca juga: Oknum Satpol PP di Gowa Penganiaya Ibu Hamil Diperiksa, Polisi: Ancaman Hukuman 5 Tahun Penjara

"Saya minta kepada Polri dan juga Menteri Dalam Negeri untuk sampaikan kepada daerah, agar jangan keras dan kasar, tapi tegas dan santun," kata Jokowi.

Mengingat, kejadian ini dapat membuat masyarakat menjadi antipati terhadap aparat.

Selain itu, kejadian ini juga dapat menyulutkan panasnya suasana masyarakat di tengah kesulitan saat ini.

"Saya kira, tragedi seperti di Sulawesi, seorang Satpol PP memukul pemilik warung apalagi ibu-ibu, ini dapat menjadi memanaskan suasana," terang Jokowi.

Untuk itu, Jokowi meminta seluruh aparat agar lebih hati-hati dalam melakukan penertiban PPKM.

Baik kepada masyarakat, para pedagang, (pedagang kaki lima (PKL) hingga pemilik toko yang masih buka selama jam pemberlakukan PPKM.

Bahkan Jokowi memberikan contoh, demi menjaga agar tidak terjadi keributan dengan masyarakat, aparat dapat menyampaikan pesan atau perintah penyekatan sambil bagi beras.

Baca juga: Viral Oknum Satpol PP Diduga Aniaya Ibu Hamil saat Penertiban PPKM, Korban Pingsan saat Melapor

"Hati-hati dalam melakukan penyekatan penanganan terhadap masyarakat, pedagang, PKL, toko, (lebih baik) sambil sosialisasi memberikan ajakan (kepada masyarakat) sambil bagi beras, itu mungkin sampai pesannya," pinta Jokowi.

Sebagai informasi, kejadian di Kabupaten Gowa ini sempat ramai menjadi topik masyarakat.

Mengingat, kejadian ini dilakukan oleh aparat penegak hukum sendiri.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved