Tabung Oksigen di Manokwari Menipis, RS Pratama Warmare Tambah Mesin Pengisian O2
Pihak Rumah Sakit Pratama Warmare, Manokwari, mulai melakukan upaya antisipasi, dengan menyediakan mesin pengisian tabung oksigen.
Penulis: Safwan Ashari | Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Pengisian-tabung-oksigen-di-RS-Pratama-Warmare.jpg)
Laporan Wartawan TribunPapuaBarat.com, Safwan Ashari Raharusun
TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Guna mengantisipasi kelangkaan stok tabung oksigen, di Manokwari, Papua Barat, selama masa pandemi Covid-19 atau Virus Corona, pihak Rumah Sakit Pratama Warmare, Manokwari, mulai melakukan upaya antisipasi, dengan menyediakan mesin pengisian tabung oksigen.
Direktur Rumah Sakit Pratama Warmare, Manokwari, dr Alwan Rimossan, mengatakan sudah sejak 2020, pihaknya mulai mengantisipasi hal tersebut.
"Sejak Juli 2020, tren kasus positif Covid-19 mulai mengalami kenaikan," ujar Rimossan, kepada TribunPapuaBarat.com, Sabtu (31/7/2021).
Baca juga: Kritik Satgas Penanganan Covid-19 di Papua Barat, Perwakilan Ombudsman: Hari Ini Kita Kelabakan
Sehingga, pihaknya mulai mengambil langkah, untuk mengadakan sendiri mesin pengisi tabung oksigen di RS Pratama Warmare
"Apalagi kita di daerah yang tidak ada satupun tempat penghasil tabung oksigen," tuturnya.
Ia mengaku, daya mesin isi ulang tabung oksigen yang dimiliki RS Pratama Warmare, sebesar 10 Newton.
"Mesin ini bisa isi ulang tabung 6 liter (besar), satu jam bisa dua hingga tiga tabung oksigen," ungkap Rimossan.
"Kalau mengisi selama 24 Jam, bisa menghasilkan 30 hingga 48 tabung oksigen," ucapnya.
Baca juga: Jubir Satgas Covid-19 Papua Barat Minta Masyarakat Waspada meski Angka Kesembuhan Meningkat
Ia mengaku, mesin. isi ulang tabung oksigen di RS Pratama Warmare, kapasitasnya dua kali lebih besar dari RSUD Manokwari.
"Apabila di Kota seperti RSUD Manokwari dan Provinsi membutuhkan bantuan, maka kita bisa layani," ujarnya.(*)