Breaking News:

Rambutmu Rontok? Hindari 6 Kesalahan yang Sering Dilakukan Banyak Orang

Rambut yang rontok terkadang tidak tumbuh kembali meski telah diobati berbagai cara.

NetDoctor via Tribunnews
Ilustrasi rambut rontok 

TRIBUNPAPUABARAT.COM – Rambut rontok memang dialami banyak orang.

Tak hanya membuat penampilan terganggu, rambut rontok juga membuat kita cemas menjadi botak.

Menanganinya pun cukup sulit. Tidak seperti rambut memutih atau rambut rusak yang bisa ditangani dengan produk perawatan atau mengecat rambut, rambut yang rontok terkadang tidak tumbuh kembali meski telah diobati berbagai cara.

Kerusakan rambut sendiri terjadi di akarnya, dan berbeda dengan penipisan rambut pada batangnya.

“Penipisan rambut akibat kerusakan pada batang rambut itu berbeda. Sebab, penipisan ini tidak mengubah jumlah rambut yang tumbuh dari kulit kepala seseorang,” kata pakar rambut atau trichologist Leonica Kei, yang juga pemilik Leonica K Trichology.

“Rambut rontok terjadi ketika folikel melemah yang biasanya berkaitan dengan masalah kesehatan internal, mulai dari ketidakseimbangan hormon, stres dan kekurangan nutrisi hingga kecenderungan genetik,” katanya.

Kendati demikian, gaya dan perawatan rambut serta kebiasaan pribadi juga dapat menyebabkan hal itu terjadi.

Kei menjelaskan bagaimana hal-hal kecil yang bisa menyebabkan rambut rontok, mulai dari jarang keramas hingga cara penggunaan kondisioner yang salah.

Baca juga: 4 Bahan Rumahan yang Ampuh Lawan Jerawat yang Membandel, Lemon hingga Pasta Gigi

Kurang Sering Keramas

Tidak keramas untuk waktu yang lama atau mengganti shampoo dengan alternatif alami bukanlah hal baik, apalagi bagi kita yang tinggal di iklim tropis.

Halaman
1234
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved