Minggu, 26 April 2026

Mengenang Sosok Tigor Silaban, Dokter yang Mengabdikan Diri di Papua Sepanjang Perjalanan Kariernya

Mengenang Sosok Tigor Silaban, Dokter yang Mengabdikan Diri di Papua Sepanjang Perjalanan Kariernya

Tayang:
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
zoom-inlihat foto Mengenang Sosok Tigor Silaban, Dokter yang Mengabdikan Diri di Papua Sepanjang Perjalanan Kariernya
dok Media Facebook Dokter Tigor Silaban
Dokter Tigor saat berkunjung ke Kabupaten Mappi. 

TRIBUNPAPUABARAT.COM - Mengenang Sosok Tigor Silaban, Dokter yang Mengabdikan Diri di Papua Sepanjang Perjalanan Kariernya

Selama lebih 40 tahun dia mendedikasikan diri untuk warga di pedalaman Papua agar mendapatkan akses kesehatan yang sama.

Pengabdian dokter Tigor harus berakhir.

Pria 68 tahun itu menghembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Dok II Jayapura pada Jumat (6/8/2021).

Putra arsitek Masjid Istiqlal, Friedrich Silaban itu meninggalkan seorang istri dan empat anaknya serta seorang cucu.

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Daeng M Faqih menyebutkan bahwa seminggu sebelum meninggal, dokter Tigor Silaban dinyatakan positif covid-19.

Dikutip dari Suryamalang.com, dokter Tigor pernah menjabat sebagai mantan kepala Dinas Kesehatan Papua itu pernah bertugas di Jayawijaya, Bokondini, Yahukimo, dan daerah pedalaman lainnya di Bumi Papua.

Saat mengabdi di Papua, dia juga membangun jaringan radio yang memudahkan komunikasi antar puskesmas.

Janji pada Tuhan untuk Mengabdi di Pedalaman

Hal lain yang membuat dokter Tigor istimewa adalah janji yang dibuat pada 15 Januari 1978.

Dalam unggahan akun @Darmaningtyas di Twitter, tampak sebuah foto yang menampilkan sebuah tulisan berjudul Janji Kepada Tuhan.

Tulisan itu disebut dibuat pada 15 Januari 1978 oleh Tigor Silaban sebelum dia menjadi dokter.

Berikut tulisan lengkap Janji Kepada Tuhan yang dibuat dokter Tigor Silaban:

Kalau Tuhan meluluskan saya sebagai Dokter di FKUI, saya berjanji kepada Tuhan dengan sungguh--sungguh dand engan sepenuh hati dan akal budi saya bahwa:

1. Saya akan bekerja sebagai Dokter di tempat yang jauh sekali dari Jakarta, dan saya aakan bekerja lebih banyak di daerah-daerah pedalaman.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved