Breaking News:

Vaksinasi Covid19

Satgas Minta Masyarakat Tak Perlu Cetak Sertifikat Vaksin Covid-19, Ini Alasannya

Masyarakat diminta untuk tidak gegabah mencetak sertifikat vaksin Covid-19 apa pun alasannya.

Pelindungdiri.id
Contoh sertifikat vaksinasi Covid-19 

TRIBUNPAPUABARAT.COM - Masyarakat diminta untuk tidak gegabah mencetak sertifikat vaksin Covid-19 apa pun alasannya.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito mengatakan, QR code yang terkandung dalam sertifikat vaksin tersebut mengandung data pribadi individu yang bersangkutan.

"Mengingat di dalam sertifikat vaksin terdapat QR code yang berisi data pribadi, maka masyarakat diminta untuk dapat men-download aplikasi PeduliLindungi," ujarnya dalam siaran Keterangan Pers Perkembangan Penanganan Covid-19 via kanal You Tube Sekretariat Presiden.

Sebagai gantinya, masyarakat diminta untuk mengunduh aplikasi PeduliLindungi untuk kebutuhan penggunaan sertfikat tersebut. 

Baca juga: Sejumlah Hal yang Perlu Diperhatikan Orangtua sebelum dan sesudah Anak Melakukan Vaksinasi Covid-19

Data soal status vaksin seseorang bisa diakses dengan mudah dan cepat lewat aplikasi tersebut.

Tidak perlu lagi mencetak sertifikat vaksin dengan alasan perlu dibawa-bawa saat bepergian, seperti yang banyak beredar di pasaran saat ini.

Penggunaan aplikasi ini dapat melindungi data pribadi seseorang agar tidak dimanfaatkan oleh pihak tak bertanggung jawab.

Hal ini juga mencegah potensi kebocoran data karena pencetakan sertifikat vaksin yang dilakukan pihak lain.

Prof Wiku juga menekankan, dengan tidak melakukan pencetakan sertifikat, kita turut mencegah potensi penyalahgunaan data oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Baca juga: Penyebab Sertifikat Vaksinasi Covid-19 Belum Muncul meski Sudah Divaksinasi, Cek Solusinya

Jadi Syarat Mobilitas Masyarakat

Halaman
12
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved