Breaking News:

Korban Pencabulan oleh Guru Baru Berani Lapor setelah 2 Tahun, Diancam Tidak Naik Kelas oleh Pelaku

Korban pencabulan oleh gurunya akhirnya berani mengungkap perbuatan bejat sang guru setelah dua tahun.

TribunWow.com/Rusintha Mahayu
Ilustrasi pencabulan - Korban pencabulan oleh gurunya akhirnya berani mengungkap perbuatan bejat sang guru setelah dua tahun. 

TRIBUNPAPUABARAT.COM - Korban pencabulan oleh gurunya akhirnya berani mengungkap perbuatan bejat sang guru setelah dua tahun.

Dua tahun memendam rasa ketakutan karena diancam tak naik kelas akhirnya membuat LD (13) seorang pelajar Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan berani untuk cerita bahwa telah menjadi korban pencabulan oleh gurunya sendiri yakni IK (31).

Kasus ini terkuak setelah tersangka IK ditangkap polisi usai mendapatkan laporan korban.

Baca juga: Orangtua Curiga Anaknya Sering Bawa Pulang Uang, Terungkap sang Anak Jadi Korban Pencabulan Tetangga

Kasat Reskrim Polres Banyuasin AKP Ikang Ade Putra mengatakan, pelaku ditangkap petugas tanpa perlawanan di rumahnya yang berada di Kecamatan Air Saleh, Kabupaten Banyuasin.

"Setelah diperiksa pelaku tak bisa mengelak lagi dan mengakui semua perbuatannya," kata Ikang lewat pesan singkat, Senin (20/9/2021).

Ikang menjelaskan, dari hasil pemeriksaan pelaku melakukan aksi pemerkosaan itu di ruang kelas.

Di mana saat jam belajar berakhir, korban diajak untuk masuk dengan modus mendapatkan pelajaran tambahan.

Setelah itu korban digerayangi oleh pelaku dengan diancam mendapatkan nilai kecil.

"Karena takut tak naik kelas korban terpaksa menuruti pelaku. Korban takut cerita ke orangtuanya. Tetapi dua tahun setelah itu baru mengungkap dan pelaku langsung kita tangkap," ujar Ikang.

Baca juga: Kakek Cabuli Tetangga yang Masih 9 dan 10 Tahun, Terungkap setelah Ada Warga yang Rekam Aksi Pelaku

 

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved