Jumat, 24 April 2026

PON XX Papua

PON XX Papua: Simak Aturan Lengkap Protokol Kesehatan dalam Inmendagri 46/2021

Mendagri Tito Karnavian menerbitkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 46 tahun 2021 tentang Penyelenggaraan PON XX di Provinsi Papua.

Tayang:
Editor: Astini Mega Sari
zoom-inlihat foto PON XX Papua: Simak Aturan Lengkap Protokol Kesehatan dalam Inmendagri 46/2021
Dok. Humas Kemenkominfo
Poster PON XX Papua 2021 dengan latar belakang Stadion Lukas Enembe 

TRIBUNPAPUABARAT.COM - Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua digelar dengan protokol kesehatan yang ketat di tengah pandemi Covid-19.

Terkait hal tersebut, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menerbitkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 46 tahun 2021 tentang Penyelenggaraan PON XX di Provinsi Papua.

Inmendagri yang diteken pada 28 Sepember 2021 itu berlaku sampai 15 Oktober. 

Ketentuan dalam Inmendagri Nomor 46 tahun 2021 ini mengatur penegakan protokol kesehatan selama pelaksanaan PON XX Papua demi suksesnya perhelatan besar pesta olahraga tersebut.

Selama pelaksanaan PON Papua diatur bahwa pihak penyelenggaraan wajib menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Kemudian, penyelenggara wajib memastikan para atlet, ofisial, panitia, penonton, dan masyarakat di sekitar lokasi telah mendapatkan vaksinasi, minimal tahap pertama.

Baca juga: Alasan di Balik Pengambilan Api PON XX Papua 2021 dari Distrik Klamono di Kabupaten Sorong

Pembukaan dan Penutupan Ceremony PON XX

Adapun selama penyelenggaraan pembukaan dan penutupan PON, Bupati Jayapura harus menerapkan protokol kesehatan yang ketat sebagai berikut:

a. Melakukan pembatasan jumlah penonton yang hadir langsung di Stadion Lukas Enembe maksimal 10.000 orang (termasuk VVIP, VIP, Paspampres, TNI-Polri dan Nakes),

b. Tidak memasang tenda untuk nonton bareng (Nobar) di luar stadion, tetapi disarankan/dioptimalkan untuk menyaksikan di rumah masing-masing

c. Melakukan pengecekan kesehatan tamu dan penonton untuk menunjukkan hasil negatif test PCR (2 x 24 jam) atau test Antigen (1 x 24 jam) dan bukti telah divaksin saat proses penukaran gelang 1-3 hari sebelum hari H,

d. Melakukan pengawasan dan penegakan protokol kesehatan secara persuasif/simpatik sampai dengan tindakan tegas, santun, dan terukur terhadap penonton yang tidak mematuhi protokol kesehatan, minimal menggunakan masker dan menjaga jarak:

e. Menyediakan fasilitas kesehatan, ambulans beserta tenaga kesehatan di sejumlah titik-titik tertentu di dalam dan di luar stadion, dan

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 di 5 Wilayah yang Jadi Tuan Rumah PON XX Papua Terus Dipercepat

f. Apabila ditemukan tamu/penonton yang positif terinfeksi Covid-19, maka:

1. Tidak diizinkan memasuki stadion/lokasi pertandingan /lokasi lainnya pada area penyelenggaraan PON XX,

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved