Minggu, 17 Mei 2026

Siapa Saja Perwira Tinggi TNI AD yang Jadi Korban G30S?

Setiap tanggal 30 September, bangsa Indonesia mengingat kembali tragedi berdarah pembantaian terhadap para jenderal.

Tayang:
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
zoom-inlihat foto Siapa Saja Perwira Tinggi TNI AD yang Jadi Korban G30S?
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Pelajar dan warga melihat monumen Pancasila Sakti Lubang Buaya, Jakarta, usai mengikuti upacara peringatan hari Kesaktian Pancasila, Sabtu (1/10/2016). Tanggal 1 Oktober merupakan Peringatan Hari Kesaktian Pancasila sekaligus mengenang korban peristiwa G30S/PKI khususnya tujuh pahlawan revolusi. 

3. Letnan Jenderal Haryono

Letjen TNI Anumerta MT Haryono
Letjen TNI Anumerta MT Haryono (Tribunnews.com)

 

Letnan Jenderal TNI Anumerta atau Mas Tirtodarmo Haryono (MT Haryono) lahir di Surabaya, 20 Januari 1924.

Letjend yang mengerti 3 bahasa asing ini juga diculik pada saat hari kejadian.

Kemudian dibantai di Lubang Buaya.

Baca juga: Gugur dalam Peristiwa G30S 1965, Inilah Daftar Pahlawan Revolusi Indonesia

4. Letnan Jenderal Siswondo Parman

Letjen TNI S. Parman
Letjen TNI S. Parman ((Wikipedia))

 

Siswondo Parman atau lebih dikenal dengan nama S. Parman adalah salah satu pahlawan revolusi Indonesia dan tokoh militer Indonesia.

Lahir di Wonosobo, 4 Agustus 1918.

Beliau merupakan perwira intelijen yang dekat dengan PKI serta mengetahui kegiatan rahasia mereka.

Namun saat ditawari bergabung dengan PKI, S Parman menolak.

Karena itulah beliau meninggal dibunuh pada persitiwa Gerakan 30 September dan mendapatkan gelar Letnan Jenderal Anumerta.

Otak pembantaiannya yakni kakaknya sendiri Ir. Sakirman yang merupakan petinggi PKI saat itu.

5. Mayor Jenderal Pandjaitan

D.I. Pandjaitan
D.I. Pandjaitan (Wikipedia)

 

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved