Breaking News:

Ada 22 Tersangka dalam Kasus Kerusuhan di Yahukimo, Polisi Amankan Sejumlah Sajam hingga Minibus

Polisi telah menetapkan 22 tersangka dan mengamankan sejumlah barang bukti dalam kasus kericuhan di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua.

dok Humas Polda Papua
Salah satu perumahan di Distrik Dekai yang menjadi sasaran amuk nassa di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua, Minggu (3/10/2021). 

TRIBUNPAPUABARAT.COM - Polisi telah menetapkan 22 tersangka dan mengamankan sejumlah barang bukti dalam kasus kericuhan di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua, Minggu (3/10/2021).

Sebanyak 22 tersangka itu merupakan bagian dari 56 orang yang ditangkap sebelumnya.

"22 orang telah ditetapkan sebagai tersangka dan sisanya masih dalam pemeriksaan intensif Penyidik Sat Reskrim Polres Yahukimo," ujar Kabid Humas Polda Papua Kombes AM Kamal, melalui keterangan tertulis, Rabu (6/10/2021).

Baca juga: 4.580 Warga Mengungsi ke Polres dan Koramil Pascakerusuhan di Yahukimo, Ini Kata Polda Papua

Warga Distrik Dekai yang tengah mengamankan diri di Polres Yahukimo, Papua, Senin (4/10/2021)
Warga Distrik Dekai yang tengah mengamankan diri di Polres Yahukimo, Papua, Senin (4/10/2021) (Dok Polda Papua via Kompas.com)

 

Kamal menambahkan, Polres Yahukimo telah mengamankan barang bukti berupa sebuah minibus, enam ponsel, 204 anak panah, 16 busur, lima parang, satu linggis, batu, dan gagang kapak.

Saat ini, sebanyak 3.609 warga masih mengungsi di Mapolres Yahukimo, Gereja Gidi Evanhastia, dan Koramil Dekai.

"Kami dapat sampai bahwa logistik untuk masyarakat yang mengamankan diri tersebut kebutuhanya di penuhi oleh Pemerintah Daerah, di bantu TNI-Polri dan masyarakat dari luar Kabupaten Yahukimo," kata Kamal.

Kericuhan di Yahukimo terjadi pada Minggu siang.

Saat itu, sekelompok masyarakat dari Suku Kimyal menyerang masyarakat Suku Yali yang beribadah di gereja.

Baca juga: Kerusuhan di Yahukimo, Warga Trauma dan Ketakutan hingga Mengungsi di Kantor Polisi Setempat

 

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved