Detik-detik Naturalist Guide Digigit Komodo, Korban Berjibaku selama 5 Menit hingga Terlepas
Seorang naturalist guide bernama Anton yang bertugas di Resort Loh Buaya terluka akibat digigit komodo.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Komodo.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM - Seorang naturalist guide bernama Anton yang bertugas di Resort Loh Buaya Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Wilayah I Balai Taman Nasional Komodo mendapat luka sayatan akibat digigit komodo.
Naturalist guide merupakan warga lokal yang menjadi pemandu wisata di Taman Nasional Komodo.
Kepala Balai Taman Nasional Komodo Lukita Awang membenarkan kabar tersebut.
Peristiwa itu terjadi pada Selasa (28/9/2021).
Kronologi kejadian
Awang menjelaskan kronologi kejadian nahas yang menimpa Anton.
Awalnya, Anton sedang mengamankan area kerja penataan sarana dan prasarana wisata alam Resort Loh Buaya.
Sekitar pukul 16.50 Wita, Anton yang bertugas menghalau komodo agar tidak terlalu dekat dengan pekerja lain di Resort Loh Buaya tiba-tiba terjatuh.
"Seketika, biawak Komodo dewasa tersebut menyergap pangkal paha Anton dengan cepat," jelas Awang dalam rilis yang diterima Kompas.com, Rabu (6/10/2021) malam.
Anton pun berusaha melepaskan gigitan komodo itu. Akibatnya, naturalist guide itu menderita luka sayatan.
Para naturalist guide lain bersama jagawana Balai Taman Nasional Komodo juga berusaha menolong Anton.
Sekitar lima menit berjibaku, akhirnya gigitan komodo itu bisa dilepaskan.
Anton pun mendapatkan pertolongan darurat pertama.
Tim yang berada di lapangan terus memantau kondisi luka Anton sambil menunggu kapal untuk membawa naturalist guide itu ke rumah sakit.
Sekitar pukul 17.30 Wita, kapal cepat milik Taman Nasional Komodo tiba di Resort Loh Buaya.