Viral Video Oknum Polisi Dikepung Massa di Medan, Kapolda Sumut: Ini Anggota yang Salah
Video yang memperlihatkan sejumlah warga mengepung seorang anggota polisi, viral di media sosial.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Viral-video-oknum-anggota-polisi-Bripka-P-dikepung-oleh-warga.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM - Video yang memperlihatkan sejumlah warga mengepung seorang anggota polisi, viral di media sosial.
Diketahui, oknum polisi tersebut berinisial Bripka P.
Ia diamuk massa lantaran meminta uang ketika menilang pengendara di Jalan dr Mansyur, Medan, Sumatera Utara, pada Kamis (11/11/2021) sore.
Menanggapi kasus ini, Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjutak mengiyakan bahwa ada oknum anggotany yang memang melakukan pelanggaran.
Dikutip dari Kompas.com, Irjen Panca menjelaskan, pada saat itu Bripka P berpura-pura menilang mencari kesalahan supaya dapat melakukan pemerasan.
Baca juga: Viral Pria di Ambon Hancurkan Trotoar Pakai Palu Sambil Teriak Marah, Kesal Istrinya Jatuh di Lokasi
"Memeras itu saya bilang, memeras masyarakat dengan modus pura-pura, dikatakan bahwa dia lakukan pelanggaran," kata Irjen Panca, Jumat (12/11/2021) malam.
"Saya datang ini melihat, pertama dia sudah ditempatkan di sel tempat khusus. Kedua, proses hukum tak hanya disiplin, tapi juga kode etik dan termasuk pidana. Makanya saya minta diproses tuntaskan."
"Saya pada kesempatan ini minta maaf kepada masyarakat kalau masih ada anggota Polri yang melakukan pelanggaran seperti ini," papar Irjen Panca.
Irjen Panca lalu meminta kepada masyarakat agar membantu mengawasi instansi Polri.
"Ini anggota yang salah tak boleh kita setengah hati. Harus tegas juga," katanya.
Baca juga: Tanggapi Video Viral Helikopter Terbang Rendah, TNI Bantah Terjadi di OKU Timur: Video Lama Itu
Berusaha Tutupi Nama dan Wajah
Nampak pada video yang beredar, warga setempat yang marah berusaha menggali identitas oknum polisi tersebut.
Terdengar warga berteriak menanyakan nama hingga KTP polisi itu.
Sementara itu sang oknum polisi berusaha menutupi label nama yang terpasang di seragamnya.
Dirinya juga terus berusaha menutupi wajahnya menggunakan masker.