Suami Siram Air Keras ke Istri hingga Tewas di Cianjur, Warga Dengar Korban Teriak Minta Tolong
Pria berinisial AL (47), tega menganiaya istrinya yang baru dinikahi 1,5 bulan hingga tewas.
"Awalnya warga mengira ada begal, ternyata si pelaku yang kabur," ujar dia.
Solihin mengatakan, saat tiba di tempat kejadian mendapati korban dalam kondisi luka, namun masih sadar.
Baca juga: Sebelum Habisi Suami dengan Sewa Pembunuh Bayaran, Istri di Karawang Sempat Berusaha Santet Korban
Bahkan, korban sempat meminta dirinya untuk mengambilkan ponsel di dalam rumah.
"Korban langsung dibawa ke rumah sakit dengan ambulans. Tapi, tadi dengar informasinya meninggal dunia," ucap Solihin.
Pelaku Ditangkap di Bandara
Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Cianjur AKP Septiawan Adi Prihartono mengatakan, pelaku ditangkap saat hendak kabur ke negara asalnya, Arab Saudi.
Pelaku ditangkap di bandara Soekarno Hatta Tangerang Banten, Sabtu (20/11/2021).
"Selang tujuh jam dari kejadian pelaku berhasil kami tangkap, hendak naik pesawat," kata Adi saat dikonfirmasi, Minggu.
Adi menuturkan, pelaku saat ini telah ditahan di mapolres, dan penyidik tengah melakukan pemeriksaan secara intensif.
Baca juga: Sakit Hati, Istri di Karawang Jadi Dalang Pembunuhan Suaminya, Sewa Pembunuh Bayaran Rp 30 Juta
Pihaknya juga telah menyita seliter air keras di lokasi kejadian yang diduga dipakai pelaku untuk menyiram tubuh korban.
"Untuk sementara motif pelaku ini sakit hati. Tapi, sakit hati karena apa, masih kita dalami," ujar Adi.
Pelaku dijerat Pasal 351 Ayat 3 KUHP tentang Penganiayaan Berat dengan ancaman maksimal penjara seumur hidup. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Kisah Pengantin Baru di Cianjur Berakhir Tragis, Istri Disiram Air Keras hingga Tewas