Diduga Selingkuh, Kades di Tulungagung Didemo dan Diminta Mundur, Pernah Digerebek Istrinya di Hotel
Seorang kepala desa di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, berinisial AA didemo warga dan didesak untuk mundur karena diduga berselingkuh.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/aksi-di-kantor-desa-mendesak-kepala-desa-mundur.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM - Seorang kepala desa di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, berinisial AA didemo warga.
AA didesak warga mundur dari jabatannya karena diduga berselingkuh.
Aksi itu dilakukan warga dengan mendatangi Kantor Balai Desa Aryojeding, Senin (20/12/2021).
Mereka memasang spanduk di pagar kantor desa dan berisi desakan kades untuk mundur.
Selain itu, warga juga melakukan aksi vandalisme di aspal jalan depan kantor balai desa.
Dalam tulisan dengan menggunakan cat semprot tersebut, warga memberi tahu bahwa kantor desa disegel.
“Kami malu dengan perilaku kepala desa. Setiap kami keluar desa selalu ditanya oleh orang lain terkait perilaku kepala desa,” kata salah satu pengunjuk rasa, Solikin, di sela aksi.
“Sebelumnya warga Desa Aryojeding adem ayem tentram, tidak pernah terjadi reaksi apa-apa, kini masyarakat bergerak bersatu menuntut agar kepala desa mundur,” tambah Solikin.
Baca juga: Polemik Viralnya Bupati Cup di Pandeglang yang Berhadiah Rp 95 Ribu, Kadispora Kini Dipecat
Dengan alat pengeras suara, mereka berorasi mengecam perilaku sang kades.
Mereka juga menyindir kades yang selingkuh di hotel seharga Rp 85.000.
"Saya tukang cari pasir, bayarannya Rp 50.000. Tapi kalau ke hotel, paling tidak harga Rp 400.000," sindir seorang warga bernama Tody.
Digerebek Istrinya di Hotel
Solihin mengatakan dugaan perselingkuhan AA terjadi pada 16 Desember 2021.
Saat itu AA digerebek sendiri oleh istrinya, Wns di salah satu hotel di Blitar di saat jam kerja.
AA ketahuan satu kamar dengan seorang perempuan, YP, tetangganya sendiri yang berstatus istri orang.