Breaking News:

MY Tersangka Posramil Kisor Diduga Disiksa, Pengacara: Terpaksa Sebut Nama Keluarga

Maikel Yaam (MY) merupakan salah satu tersangka penyerangan Posramil Kisor, Kabupaten Maybrat, Papua Barat, dikabarkan mengalami penyiksaan.

(TribunPapuaBarat.com/Safwan Ashari Raharusun)
Penasihat hukum enam tersangka pelaku penyerangan Posramil Kisor, Kabupaten Maybrat, Papua Barat. 

Laporan Wartawan TribunPapuaBarat.com, Safwan Ashari Raharusun

TRIBUNPAPUABARAT.COM, SORONG - Maikel Yaam (MY) merupakan salah satu tersangka penyerangan Posramil Kisor, Kabupaten Maybrat, Papua Barat, dikabarkan mengalami penyiksaan, selama mengikuti proses hukum di Polres Sorong Selatan.

Penasehat hukum enam tersangka, Leonardo Ijie (37) mengaku, hanya karena ingin mengetahui nama pelaku, Maikel Yaam malah disetrum dan disiksa di Polres.

"Maikel Yaam disetrum kurang lebih tiga tempat di tubuhnya yakni dada dan belakang, bahkan dipukul di bagian pelipis menggunakan cincin," ujar Ijie, kepada TribunPapuaBarat.com, Sabtu (1/1/2021).

Baca juga: 3 dari 6 Tersangka Penyerangan Posramil Kisor di Bawah Umur, Pengacara: Kami Surati KPAI

Ia menuturkan, saat itu Maikel Yaam menjalani proses sidang dalam kondisi pelipisnya berwarna biru.

"Dia mengaku akibat semua siksaan yang dialami oleh dirinya, maka dengan terpaksa harus menyebut nama-nama," tuturnya.

Kata Ijie, Maikel Yaam menyebut nama-nama itu adalah orang-orang yang tinggal sekampung dengannya.

Padahal, Maikel Yaam merupakan warga yang baru tinggal sebulan di Kisor, Maybrat.

"Menurut penuturan Maikel Yaam, dalam posisi tersiksa dia terpaksa menyebutkan orang-orang (keluarga) yang ada di sekitar dia," ucap pria asal Maybrat itu.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved