Cara Mengurus STNK yang Hilang atau Rusak, Simak Alurnya

Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) adalah dokumen penting bagi yang harus dimiliki pemilik kendaraan.

Kompas.com/Sri Lestari
Ilustrasi STNK 

TRIBUNPAPUABARAT.COM - Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) adalah dokumen penting bagi yang harus dimiliki pemilik kendaraan.

Dalam suatu kasus seperti razia, polisi pun sering menanyakannya..

Jika pemilik tidak bisa menunjukkan STNK, maka polisi akan menilang atau mencurigai kendaraan yang dibawa adalah barang curian.

Selain itu, tidak lengkapnya surat-surat kendaraan, khususnya STNK, akan mempersulit ketika kendaraan hendak dijual kembali.

Oleh karena itu, jika STNK hilang atau rusak maka harus segera diurus kembali.

Baca juga: Biaya Resmi Urus Balik Nama Kendaraan Bermotor, Simak Besarannya

Bagi yang mengalami kondisi tersebut, pemilik ini dapat ajukan pembuatan STNK baru dengan beberapa syarat, sebagaimana tertuang dalam Perpol Nomor 7 Tahun 2021 tentang Registrasi dan Identifikasi Kendaraan.

Syarat pertama, membuat surat keterangan kehilangan dari kepolisian lalu mengisi formulir permohonan. Lampirkan pula KTP, surat kuasa (apabila diwakilkan), serta BPKB.

Untuk kendaraan yang belum lunas ataupun BPKB masih di tempat leasing maka pemilik kendaraan bisa meminta fotokopi BPKB yang dilegalisir dari leasing.

Berikut alur mengurus STNK hilang:

1. Bawa kendaraan ke kantor Samsat untuk dilakukan cek fisik

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved