Breaking News:

Peringatan Hari Dharma Samudera, Ini Pesan Kepala Staf Koarmada III untuk Prajurit TNI AL

TNI AL Koarmada III Wilayah Timur menggelar upacara peringatan Hari Dharma Samudera di perairan Kota Sorong, Papua Barat.

(TribunPapuaBarat.com/Safwan Raharusun)
Suasana upacara Hari Dharma Samudera di atas KRI Teluk Weda 562 yang berlabuh di perairan Sorong. 

Wartawan TribunPapuaBarat.com, Safwan Ashari Raharusun

TRIBUNPAPUABARAT.COM, SORONG - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) Koarmada III Wilayah Timur menggelar upacara peringatan Hari Dharma Samudera di perairan Kota Sorong, Papua Barat.

Upacara yang terpusat di atas KRI Teluk Weda 526, dipimpin langsung oleh Kepala Staf Koarmada III Laksamana Pertama TNI Yeheskiel Katiandagho.

Dalam sambutannya, Yeheskiel mengatakan, letak geografi Indonesia sangat strategis.

"Ini merupakan anugerah Tuhan yang Maha Kuasa, apalagi lengkap dengan sumber daya alam (SDA) yang melimpah," ujar Yeheskiel, Sabtu (15/1/2022).

Suasana upacara Hari Dharma Samudera di atas KRI Teluk Weda 562 yang berlabuh di perairan Sorong.
Suasana upacara Hari Dharma Samudera di atas KRI Teluk Weda 562 yang berlabuh di perairan Sorong. ((TribunPapuaBarat.com/Safwan Raharusun))

Baca juga: Dukung Rekrutmen Jalur Otsus Prajurit TNI AL, Pangkoarmada III: Maluku dan Malut Juga Prioritas

Ia berujar, kekayaan SDA mulai dari darat hingga dasar laut menjadikan Indonesia sebagai negara yang memiliki arti penting bagi bangsa lain.

"Tidak heran bila sejak dahulu kala, berbagai bangsa berusaha untuk dapat memegang kendali, bahkan menguasai wilayah nusantara," tuturnya.

Mulai dari praktek kolonialisme, hingga diikuti dengan gerakan ekspansi bangsa lain, membuat bangsa Indonesia harus berjuang untuk merebut kemerdekaan.

"Komodor Yos Sudarso, Kapten Tjiptadi, Kapten Wiratno, Kapten Memet Sastrawirya dan lainnya menjadi martir kembalinya Papua ke pangkuan ibu pertiwi," ucapnya.

Lanjutnya, mereka berkorban jiwa raga, demi bangsa dan negara, yang pantang menyerah, karena keyakinan kepada sang pencipta.

Baca juga: TNI Jamin Keamanan Pengungsi Maybrat, Dandim Sebut Telah Pulangkan Ratusan Warga

"Momen peringatan Hari Dharma Samudera kali ini, semoga memacu kita untuk menghayati, meresapi dan meneladani nilai-nilai patriotisme," kata Yeheskiel.

Sekalipun tantangan yang dihadapi hari ini tidak persis sama dengan masa yang lalu, namun prinsip dan nilai-nilai kepahlawanan tidak boleh berubah.

"Apapun tantangannya, kapanpun tugas negara memanggil maka kita harus tetap pertaruhkan jiwa dan raga di bawah panji merah putih," imbuhnya.

Ia berharap, semangat seluruh prajurit harus selaras dengan semboyan Jalesveva Jayamahe.

"Lewat peringatan Hari Dharma Samudera dapat menginspirasi bangsa Indonesia untuk terus membangun dan membangkitkan kembali kejayaan sebagai bangsa pelaut," pungkasnya.(*)

Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved