Tips Mengendarai Mobil Manual, Hindari Sejumlah Kesalahan Umum Ini
Masyarakat Indonesia masih banyak yang memilih mobil dengan transmisi manual untuk dikendarai sehari-hari.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Ilustrasi-transmisi-manual-milik-VW-Golf-R.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM - Masyarakat Indonesia masih banyak yang memilih mobil dengan transmisi manual untuk dikendarai sehari-hari.
Mobil transmisi manual dinilai memiliki harga lebih terjangkau, tangguh melintasi berbagai medan jalan, hingga anggapan biaya perawatan mudah dan murah.
Namun, masih banyak juga pengemudi mobil manual yang melakukan kebiasaan buruk pada saat mengemudikan mobil.
Kebiasaan tersebut secara tidak sadar dapat merusak komponen mobil sehingga membutuhkan biaya perawatan lebih.
Baca juga: Jangan Gunakan Air Tanah untuk Isi Radiator Mobil, Ini Bahayanya
Training Director Real Driving Center (RDC) Marcell Kurniawan mengatakan, kesalahan paling umum dan sering dilakukan pengemudi mobil transmisi manual adalah cara menginjak pedal kopling.
"Pertama kaki selalu standby di pedal kopling. Meski hanya menempel, tapi ini bisa menyebabkan kopling cepat aus. Lagipula, itu berpotensi menyebabkan kecelakaan," katanya kepada Kompas.com belum lama ini.
Marcell menyarankan, sebaiknya ketika berada di lampu merah atau jalanan macet kembalikan tuas transmisi ke posisi netral dan istirahatkan kaki dari pedal kopling.
Terlebih saat mobil tengah berjalan.
Hal yang sama juga dikatakan oleh Trainer Indonesia Safety Driving Center (ISDC) Norman Syam pada kesempatan terpisah.
Pada saat berhenti, lebih baik menggunakan rem tangan daripada harus menempelkan kaki pada pedal kopling.
Baca juga: Simak Tanda Kampas Rem Cakram Mulai Tipis saat Beli Mobil Bekas
"Kalau takut untuk melepaskan kaki dari kopling ketika mobil diam, pakai rem tengan saja. Lebih baik dibandingkan kaki terus menempel di kopling. Bahaya dan buat otot pegal," kata Norman.
Kesalahan umum kedua, pengemudi menginjak gas pada saat kendaraan akan mulai dijalankan.
Hal itu berbahaya karena berpotensi membuat mobil terhentak dan maju dengan kecepatan yang mengagetkan pengemudi.
"Cukup lepas perlahan kopling saja, khususnya di jalanan rata. Kemudian tambahkan gas sedikit," kata Marcell.
Selanjutnya, pedal kopling tidak diinjak hingga penuh ketika melakukan perpindahan gigi. Menurut Technical Service Executive Coordinator PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Anjar Rosjadi, kebiasaan itu bisa membuat dog-clutch cepat rusak.