Massa Gelar Aksi Buntut Kegaduhan yang Dibuat Doddy Sudrajat karena Ingin Pindahkan Makam Vanessa

Serombongan orang terlihat berkumpul di depan TPU Malaka, Jakarta Selatan, Sabtu (12/2/2022).

Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
Capture YouTube Feni Rose Official
Ayah Vanessa Angel, Doddy Sudrajat 

TRIBUNPAPUABARAT.COM - Serombongan orang terlihat berkumpul di depan TPU Malaka, Jakarta Selatan, Sabtu (12/2/2022).

Puluhan orang tersebut melakukan aksi damai terkait rencana pemindahan makam artis Vanessa Angel dari sisi suaminya, mendiang Bibi Andriansyah.

Rupanya mereka berasal dari ormas Barisan Ksatria Nusantara (BKN) yang diketuai Muhammad Rofi’i Mukhlis alias Gus Rofi'i.

Adapun Gus Rofi'i merupakan pengusaha asal Kediri, Jawa Timur, yang sempat melaporkan ayah Vanessa, Doddy Sudrajat.

Baca juga: Tangis Kakek Bibi saat Ziarah ke Makam Cucunya dan Vanessa, Dewi Zuhriati: Cucu Kesayangannya

Kondisi makam Vanessa Angel dan Bibi Andriansyah yang tampak baru saja dirapikan, Selasa (7/12/2021).
Kondisi makam Vanessa Angel dan Bibi Andriansyah yang tampak baru saja dirapikan, Selasa (7/12/2021). (Capture YouTube seleb oncam news)

Dilansir kanal YouTube Sambel Lalap, Sabtu (12/2/2022), sejumlah orang tersebut membawa spanduk dan karton disertai tulisan.

Mereka menyatakan penolakan atas rencana pemindahan makam Vanessa yang diinisiasi Doddy.

Menurut pimpinan aksi, Ahmad Qais, pihaknya melakukan protes lantaran niat Doddy tersebut sudah membuat gaduh masyarakat.

"Kami dari Barisan Ksatria Nusantara DKI Jakarta beserta rekan-rekan dari elemen mahasiswa dan masyarakat biasa," kata Ahmad Qais.

"Kami bergerak melakukan aksi kemanusiaan untuk menolak pembongkaran makam public figure Vanessa Angel yang akan dilakukan saudara Doddy Sudrajat."

Menurut Ahmad Qais, pembongkaran makam yang akan dilakukan setelah peringatan 100 harian Vanessa itu mencederai hukum agama.

Pasalnya, dalam kepercayaannya, Ahmad Qais meyakini bahwa jasad yang sudah tenang di alam kubur tak boleh lagi diganggu.

"Ketika sudah dimakamkan, sudah masuk dalam kubur terus tiba-tiba kita memindahkannya kembali, itu sangat menyakiti dalam sudut pandang agama," terang Ahmad Qais.

"Kalau kita bicara dari sudut pandang bernegara mungkin pemindahan makam itu diatur hukum, misalnya kebutuhan forensik dan lain-lain, atau bencana alam."

Menurut Ahmad Qais, ia akan terus melakukan aksi tersebut sampai Doddy membatalkan niatnya.

Ia menyebut sikap ketua umum BKN, Gus Rofi'i yang bahkan sampai bernazar untuk menghalangi pemindahan tersebut.

Halaman
123
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved