Aksi Teror KKB dan KST dalam 2 Hari Terakhir di Papua, Tembak Prajurit TNI hingga Bakar Rumah Warga
Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) melakukan sejumlah aksi penembakan dan pembakaran di wilayah Papua.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Drone-milik-TNI-berhasil-merekam-pergerakan-anggota-KKB-yang-melakukan-aksi-teror-di-Distrik-Ilaga.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM - Selama dua hari berturut-turut, Sabtu (19/2/2022) pagi hingga Minggu (20/2/2022) Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dan Kelompok Separatis Teroris (KST) melakukan sejumlah aksi penembakan dan pembakaran di wilayah Papua.
Berikut Tribunnews rangkum aksi kriminal KKB dan KST sepanjang dua hari terakhir di Papua:
1. Praka Fermansyah ditembak
Aksi pertama terjadi pada Sabtu (19/2/2022) pagi.
Seorang prajurit TNI bernama Praka Fermansyah dari Satgas Lanud Kopasgat terluka pada bagian bahu kanan akibat diserang Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).
Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Aqsha Erlangga mengatakan KKB kembali melakukan aksinya dengan menyerang anggota TNI yang bertugas di Bandara Aminggaru Ilaga, Distrik Omukia, Kabupaten Puncak, Sabtu (19/2/2022) pukul 07.56 WIT.
Baca juga: KKB Lepas Tembakan, Warga Berhamburan Menyelamatkan Diri ke Pasar Ilaga
"Korban tertembak merupakan anak bangsa Indonesia asli Papua dari Suku Biak," kata Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Aqsha Erlangga dalam rilis yang diterima Tribun-Papua.com, Sabtu (19/2/2022) siang.
"Saat ini korban Praka Fermansyah dalam kondisi sadar dan sudah dievakuasi menuju Puskesmas Ilaga, Kabupaten Puncak dengan menggunakan ambulance milik Bandara Ilaga," ujarnya.
Selanjutnya direncanakan korban akan dievakuasi menggunakan Heli TNI AU menuju Bandara Mozes Kilangin Mimika.
"Aksi teror yang mereka (KKB) lakukan sangat biadab, melanggar HAM, tidak berperikemanusiaan, bahkan jelas tidak menginginkan pembangunan berjalan di Papua," sambungnya.
Aqsha Erlangga menambahkan, banyak fakta menunjukkan KKB adalah teroris, bahkan kerap menyebar berita hoax dan merusak fasilitas umum.
"Kami mohon doanya agar aparat TNI ditembak KKB segera pulih dan dapat bertugas kembali," harapnya.
"Kami menyayangkan hal seperti bisa terjadi, karena kami TNI-Polri selalu berupaya melaksanakan kegiatan dengan penuh kedamaian. Akan tetapi KKB masih saja melakukan kekerasan terhadap TNI-Polri dan masyarakat," kesal Kamal.
Karena itu, pihaknya akan mengambil tindakan tegas dan terukur terhadap pelaku teror secara brutal menggunakan senjata api.
2. Glen Sumampo karyawan PT MTT terluka tembak