Dipicu Postingan Rasis di Media Sosial, Warga Manokwari Blokade Jalan
Sejumlah masyarakat kembali memblokade ruas jalan Gunung Salju Amban, dan Trikora Wosi, Distrik Manokwari Barat, Kabupaten Manokwari, Papua Barat.
Penulis: Safwan Ashari | Editor: Roifah Dzatu Azmah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Suasana-di-ruas-jalan-Trikora-Wosi-yang-sedang-di-blokade-oleh-warga-akibat-postingan.jpg)
Wartawan TribunPapuaBarat.com, Safwan Ashari Raharusun
TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Sejumlah masyarakat kembali memblokade ruas jalan Gunung Salju Amban, dan Trikora Wosi, Distrik Manokwari Barat, Kabupaten Manokwari, Papua Barat.
Aksi tersebut berawal dari postingan seorang warga di media sosial, yang diduga menyudutkan sekelompok warga di Kabupaten Manokwari.
Seorang Pemuda Arfak, Majanto Ullo mengatakan, aksi ini merupakan sebuah respon terhadap posting di media sosial.
Baca juga: Kronologi Polisi Hentikan Ambulans yang Dikemudikan Pelajar, Ugal-ugalan dan Bawa Motor Bodong
"Sebagai anak Arfak, kita sangat sakit hati saat membaca postingan tersebut," ujar Ullo, Senin (28/2/2022).
Ia berujar, Mama-mama Papua yang tidak tahu masalah ikut terseret dalam postingan tersebut.
"Mereka hanya mencari nafkah dan tidak mengganggu warga yang ada di Manokwari," tuturnya.
Melihat hal tersebut, pihaknya meminta agar pemilik akun yang membuat gaduh, harus segera ditangkap.
Baca juga: Viral Bocah Meninggal karena Ditolak di RSAL Merauke, TNI AL Minta Maaf dan Buka Penyelidikan
Sebab, yang disinggung bukan hanya Suku Arfak, namun didalamnya ada sejumlah sub Suku lainnya.
"Kami minta agar pemilik akun di tangkap, dan segera memberikan penjelasan terkait postingan tersebut," ucap Ullo.
Ia berharap, pelaku tersebut segera menyampaikan permohonan maaf kepada orang Arfak secara keseluruhan.
Tak hanya itu, saat di konfirmasi terpisah, Kabid Humas Polda Papua Barat, Kombes Pol Adam Erwindi mengaku, hingga kini laporan polisi (LP) telah di terima oleh Polres Manokwari.
Saat ini, Polres Manokwari, sedang menindaklanjuti LP terhadap kasus kasus tersebut.
Ia berharap, semua warga di Manokwari, harus bisa menahan diri. (*)