Sekolah di Raja Ampat Terima Program Gawai dan Internet Sehat dari Program Digitalisasi
Program digitalisasi digulirkan Pemerintah Indonesia melalui program tanggung jawab sosial Gawai ke sejumlah sekolah di wilayah Raja Ampat, Papua.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Digitalisasi-Papua-Barat-Lewat-Program-Gawai-dan-Internet-Sehat.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM - Program digitalisasi digulirkan Pemerintah Indonesia melalui program tanggung jawab sosial Gawai ke sejumlah sekolah di wilayah Raja Ampat, Papua.
Agenda ini didukung juga oleh perusahaan total solution Information and Communication Technology (ICT) Lintasarta.
Program direalisasikan lewat penyerahan sejumlah perangkat gadget (gawai) dan sosialisasi pemanfaatan internet sehat.
Senior Manager East Indonesia Regional Manager Lintasarta Prio Jatmiko menjelaskan Papua Barat dipilih sebagai sasaran program ini karena sejalan dengan pembangunan BTS 4G BAKTI yang dikerjakan perusahaan ini dan konsorsiumnya.
Baca juga: Rekomendasi 2 Spot Menyelam untuk Pemula di Raja Ampat, di Kampung Yenbuba Termasuk
"Kami dengan senang hati dan merasa bangga bisa menjadi bagian dalam komitmen pemerintah untuk melakukan percepatan transformasi digital di wilayah Papua dan Papua Barat melalui pembangungan BTS 4G. Kami berharap program CSR Gawai dan sosialisasi Internet Sehat ini dapat bermanfaat bagi masyarakat di Papua Barat khususnya Raja Ampat," kata Prio Jatmiko, usai melakukan penyerahan bantuan, Kamis (17/3/2022).
Beberapa sekolah penerima program Gawai adalah SD Negeri 30 Mumes, SD Inpres 7 Beo, SD YPK Sion Warsambin, SD YPK Ebenheizer Selegof Kalitoko, SD Negeri 35 Kimindores, SD Inpres 5 Saleo, SD YPK Silo Kabilol yang berada di Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat.
Masing-masing sekolah menerima sejumlah laptop dan perangkat penunjangnya untuk membantu proses belajar mengajar.
Program Lintasarta Gawai dan Sosialisasi Internet Sehat dilaksanakan di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Raja Ampat di Waisai, Papua Barat.
Baca juga: Harga Minyak Goreng Melejit setelah HET Dicabut, Mendag Akui Kalah dari Mafia: Tidak Bisa Mengontrol
Penyerahan kepada para perwakilan tenaga pengajar dari masing-masing sekolah dilakukan Prio Jatmiko bersama Lisa Andriana, Senior Manager Corporate Communication Lintasarta.
Turut hadir di acara ini, Frits Feliks Dimara, S.PT,MM, Kepala Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik Raja Ampat, Ibu Juariah Saifuddin, SE, MM, Kepala Dinas Pendidikan & Kebudayaan Raja Ampat, Bapak Orideko Iriano Burdam, S.IP, MM, M.Ec. Dev, Wakil Bupati Raja Ampat dan Sekretaris Daerah Raja Ampat.
"Program Gawai Lintasarta ini selain membantu transformasi digital bidang pendidikan juga mendukung program pariwisata Raja Ampat dimana promosi pariwisata di Raja Ampat diharapkan dapat meningkat dengan menggunakan fasilitas internet," ucap Frits Feliks Dimara, Kepala Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik Raja Ampat.
Program serupa sebelumnya telah dijalankan perusahaan ini di Jakarta, Bekasi, Yogyakarta, Sukabumi dan Banyumas.
(*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Dukung Digitalisasi Papua Barat Lewat Program Gawai dan Internet Sehat