Senin, 20 April 2026

Ramadhan 2022

Simak Ini Bacaan Doa Kamilin, Disertai Niat Salat Witir dan Tarawih

Berikut ini bacaan niat dan tata cara sholat Tarawih, dilengkapi doa kamilin yang dapat dibaca setelah shalat Tarawih.

Tayang:
zoom-inlihat foto Simak Ini Bacaan Doa Kamilin, Disertai Niat Salat Witir dan Tarawih
Freepik
Ilustrasi Puasa Ramadhan 

Artinya: “Aku niat Salat Tarawih dua rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta’ala.”

Niat Shalat Tarawih sebagai Imam 

اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ إِمَامًا ِللهِ تَعَالَى

Ushollii sunnatat-taraawiihi rok’ataini mustaqbilal qiblati imaaman lillaahi ta’alaa

Artinya: “Saya niat shalat sunnah tarawih dua rakaat menghadap kiblat sebagai imam karena Allah Ta’ala.”

Baca juga: Niat dan Tata Cara Mandi Junub atau Mandi Wajib, Hilangkan Hadas Besar

 

Pelaksanaan Shalat Tarawih

Dilansir Buku Tuntunan Ibadah pada Bulan Ramadan oleh Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, shalat Tarawih dapat dilaksanakan secara berjamaah maupun sendiri-sendiri.

Apabila dikerjakan secara berjamaah, maka pelaksanaan salat tarawih harus diatur dengan baik dan teratur sehingga dapat khusyuk, tenang, dan khidmat.

Salat tarawih bisa dikerjakan dengan 4 rakaat tanpa tasyahud awal dan 3 rakaat witir tanpa tasyahud awal, sebagaimana dijelaskan dalam Hadits Nabi Muhammad SAW:

“Dari ‘Aisyah (diriwayatkan bahwa) ketika ia ditanya mengenai salat Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam di bulan Ramadan.

Aisyah menjawab: Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam tidak pernah melakukan salat sunnat di bulan ramadan dan bulan lainnya lebih dari sebelas rakaat.

Beliau shalat empat rakaat dan jangan engkau tanya bagaimana bagus dan indahnya. kemudian beliau salat lagi empat rakaat, dan jangan engkau tanya bagaimana indah dan panjangnya. Kemudian beliau shalat tiga rakaat.” -HR. al-Bukhari dan Muslim

Salat Tarawih dapat juga dikerjakan dengan cara 2 rakaat, 2 rakaat, 2 rakaat, 2 rakaat, 2 rakaat dan 1 rakaat witir, sebagaimana dijelaskan dalam hadis Nabi Muhammad saw:

Diriwayatkan dari Zaid bin Khalid al-Juhany bahwa ia berkata: Benar-benar aku akan mengamati shalat Rasulullah saw. pada malam ini, beliau shalat dua raka’at khafifatain, lalu beliau shalat dua raka’at panjangpanjang keduanya, kemudian shalat dua raka’at yang kurang panjang dari shalat sebelumnya, lalu beliau shalat lagi dua raka’at yang kurang lagi dari shalat sebelumnya, kemudian shalat dua raka’at yang kurang lagi dari shalat sebelumnya, lalu beliau shalat lagi dua raka’at yang kurang lagi dari shalat sebelumnya, kemudian shalat dua raka’at yang kurang lagi dari shalat sebelumnya, dan beliau melakukan witir (satu raka’at). Demikianlah (shalat) tigabelas raka’at.” (HR Muslim) 

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved