Ramadhan 2022
Niat Puasa Ramadan dan Penjelasan Waktu yang Tepat Mengucapkannya
Kapan sebaiknya niat puasa Ramadan yang menjadi salah satu syarat sah puasa diucapkan? Apakah ketika malam hari atau subuh?
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Ilustrasi-Ramadhan-puasa.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM - Kapan sebaiknya niat puasa Ramadan yang menjadi salah satu syarat sah puasa diucapkan?
Apakah ketika malam hari, ketika subuh atau ketika matahari sudah terbit?
Berikut penjelasan dari Ustaz Satibi Darwis selaku Anggota Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat.
Menurut Ustaz Satibi cara melakukan niat untuk puasa sunnah dan puasa wajib berbeda.
Perbedaanya terletak pada waktu pengucapan niat.
Baca juga: Niat Mandi Junub untuk Hilangkan Hadas Besar, Simak Juga Caranya
"Niat puasa untuk yang sunnah tidak wajib dilakukan malam hari, artinya kalau puasa sunnah niatnya boleh dipagi hari asalkan di pagi hari belum makan."
"Maka ketika dia ingat ingin berpuasa boleh dia berniat langsung untuk puasa sunnah," ujarnya dilansir YouTube Tribunnews.com program Tanya Ustaz.
Cara yang pertama berdasarkan Jumhurul Ulama dari Maliki, Syafii dan Hambali.
Dalam pandangan ini, niat puasa bulan Ramadhan wajib dilakukan pada waktu malam hari.
Hal ini sesuai dengan Hadist yang artinya:
Siapa yang tidak berniat sebelum fajar, maka tidak sah puasanya
"Hadist ini menjadi acuan yang diambil oleh madzhab Maliki, Syafii dan Hambali bahwa niat harus disampaikan pada waktu malam hari," ujarnya.
Kemudian cara yang kedua berasal dari madzhab Hanafi.
Disini niat puasa Ramadhan boleh dilakukan setelah fajar sampai pertengahan siang hari.
Baca juga: Waktu yang Tepat untuk Baca Niat Puasa Ramadhan, Simak Penjelasan Ustaz
Sesuai dengan firman Allah, Al-quran Surat Al-Baqarah ayat 187: