Ramadhan 2022
Tata Cara Mandi Junub dan Bacaan Niatnya, Ini Sebab-sebab Dilaksanakannya
Melaksanakan mandi junub hukumnya wajib bagi umat muslim yang yang berhadas besar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Ilustrasi-mandi.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM - Melaksanakan mandi junub hukumnya wajib bagi umat muslim yang yang berhadas besar.
Mereka yang berhadas besar, di antaranya orang yang telah melakukan hubungan suami istri, wanita setelah haid, hingga setelah melahirkan.
Umat muslim yang berhadas besar dilarang melakukan ibadah shalat ataupun ke masjid.
Untuk bersuci dari hadas besar tersebut, seseorang haruslah melakukan mandi besar atau mandi wajib.
Baca juga: Berapa Zakat Fitrah pada Tahun 2022? Simak Juga Syarat Orang yang Berzakat
Adapun tata cara mandi wajib, dilakukan dengan cara membasuh seluruh tubuh mulai dari ujung kepala hingga ujung kaki.
Tata cara mandi Junub.
1. Niat
Mulailah dengan niat mandi wajib untuk menghilangkan hadas besar.
Niat ini membedakan mandi wajib dengan mandi biasa, sebagaimana ia membedakan ibadah dengan adat atau kebiasaan.
إِنَّمَا الأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ ، وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى
“Semua amal perbuatan tergantung niatnya dan setiap orang akan mendapatkan sesuai yang ia niatkan” (HR. Al Bukhari dan muslim)
Berikut ini lafadz niat mandi wajib:
نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَكْبَرِ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى
Tulisan latin dari bacaan ini adalah:
"Nawaitu Ghusla Lifrafil Hadatsil Akbari Fardhan Lillahi Ta'aala."
Terjemahannya adalah sebagai berikut: