Sejarah Penemuan Raja Ampat, Ternyata Ditemukan Tak Sengaja
Wisata Raja Ampat yang berlokasi di bagian timur Indonesia menjadi satu di antara banyak kekayaan alam yang luar biasa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Pianemo-di-Kabupaten-Raja-Ampat-Papua-Barat-Kamis-552016.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM - Wisata Raja Ampat yang berlokasi di bagian timur Indonesia menjadi satu di antara banyak kekayaan alam yang luar biasa.
Terletak di Papua Barat, Raja Ampat merupakan satu kekayaan alam kelautan Indonesia yang wajib terus dilestarikan meski sudah menjadi destinasi yang mendunia.
TribunTravel telah merangkum beberapa fakta unik Raja Ampat dari laman factsofindonesia.com dan indonesia-tourism.com.
1. Ditemukan secara tidak sengaja
Sekitar tahun 1990, seorang penyelam asal Belanda bernama Max Ammer mengunjungi area ini.
Tujuan awalnya hanyalah untuk menelusuri keberadaan kapal dan pesawat Perang Dunia II yang dicurigai tenggelam di kawasan Raja Ampat.
Saat menyelam, Max Ammer terkesima dengan keberagaman biota laut di Raja Ampat.
2. Asal-usul nama
Nama Raja Ampat berarti Empat Raja.
Ada legenda yang mengisahkan adanya empat raja di kawasan ini.
Alkisah, ada sepasang suami istri yang menemukan enam telur naga.
Lima dari enam telur naga itu pun menetaskan lima manusia; empat laki-laki dan satu perempuan.
Baca juga: 7 Tips Wisatawan yang Berkunjung ke Telaga Bintang Raja Ampat, Urungkan jika Takut Ketinggian
Si perempuan dibunuh oleh keempat laki-laki itu yang kemudian menjadi raja di kepulauan Raja Ampat.
Nama ini direpresentasikan pada nama-nama pulau terbesar di kawasannya.
Yakni, Salawati, Batanta, Waigeo, dan Misool.