Jelang Idul Adha 1443 Hijriah, Dinas Pertanian Manokwari akan Kawal Pemotongan Hewan

Dinas Pertanian Manokwari akan Kawal Pemotongan hewan kurban jelang idul adha 1443 Hijriah

Tribun PapuaBarat.com
Nixon Karubaba, Kepala Bidang Peternakan DP3 Kabupaten Manokwari, mengungkapkan alasan Kabupaten Manokwari masih aman dari PMK. 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Dinas Pertanian Peternakan dan Perkebunan (DP3) Kabupaten Manokwari akan mengawal ketat pemotongan hewan kurban jelang Idul Adha 1443 Hijriah.

"Kita akan kerahkan petugas mengawal pemotongan hewan kurban di 88 tempat di Manokwari," kata Nixon Karubaba, kepala bidang peternakan DP3 Kabupaten Manokwari.

Nixon menjelaskan proses pengawasan kesehatan hewan kurban diperketat akibat merebaknya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Baca juga: Manokwari Masih Zona Hijau PMK, Tidak Menerima Pasokan Hewan dari Luar Daerah

Baca juga: Penjelasan Koordinator Kerjasama YPMAK, Unipa Selalu Berikan Laporan Penerima Beasiswa

Seperti diketahui, Pemerintah Indonesia melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) secara resmi telah menetapkan Status Keadaan Tertentu Darurat Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak, Sabtu (2/7/2022).

Penetapan itu dituangkan dalam Surat Keputusan Kepala BNPB Nomor 47 Tahun 2022 yang berlaku hingga 31 Desember 2022.

Hingga keputusan itu dikeluarkan, Kabupaten Manokwari masih dikategorikan daerah bebas atau hijau.

"Kita akan mengawasi betul-betul pemotongan hewan kurban mulai dari antemortem hingga postmortem," ujarnya.

Pemeriksaan awal atau antemortem untuk memeriksa kondisi fisik hewan kurban.

Baca juga: DPD Partai Demokrat Papua Barat Kurban 94 Ekor Sapi di Kabupaten Manokwari

Baca juga: Bupati Raja Ampat Sumbang 90 Ekor Sapi Kurban di Kota Sorong, Sebagai Ungkapan Syukur

Sedangkan pemeriksaan akhir atau postmortem untuk memeriksa organ dalam hewan kurban yang telah disembelih.

Perilaku pengawasan yang ketat ini membuat para panitia hewan kurban merasa lega.

"Di tengah wabah PMK ini, kita tidak khawatir menyeleksi penerimaan hewan kurban, karena akan ada petugas dari DP3 yang periksa," tutur Ilham, ketua panitia hewan kurban Masjid Al-Djafar Swapen, Manokwari, dalam keterangan tertulis.

(*)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved