Ternyata Rudi Samin, Warga yang Bongkar Timbunan Bansos Berulangkali Gagal Caleg
Ternyata Rudi Samin, Warga yang Bongkar Timbunan Bansos Berulangkali Gagal Caleg dari berbagai partai politik
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Sosok-Rudi-Samin.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM- Nama Rudi Samin mendadak terkenal di Indonesia karena menemukan sembako bantuan sosial Presiden yang terkubur di Lapangan KSU, Sukmajaya, Kota Depok.
Temuan itu sontak membuat heboh publik sebab mengira ada dugaan korupsi. Apalagi, Rudi Samin menyebutkan bantuan itu ditanam sedalam tiga meter.
Tidak berapa lama ekspedisi JNE mengakui kubur sembako bantuan Presiden itu karena rusak. Tetapi, mereka sudah mengganti bantuan itu dengan yang baru.
Lantas siapa sebenarnya sosok Rudi Samin itu? Apalagi Rudi Samin mengaku sebagai pemilik tanah tersebut.
"Saya sebagai pemilik tanah ini," kata Rudi Samin dalam video di kanal Youtube Kompas.com, Jumat (5/8/2022).
Dari informasi yang dihimpun media, Rudi Samin sudah berkali kali mencoba terjun ke dunia politik.
Tetapi, ia tidak pernah berhasil alias gagal tatkala maju sebagai anggota legislatif.
Ia pernah dua kali maju sebagai calon anggota legislatif (caleg) DPR RI.
Pada Pemilu 2014, ia tercatat sebagai caleg DPR RI Dapil Jawa Barat VI dari Partai PKPI.
Selanjutnya, pada Pemilu 2019, ia juga maju sebagai caleg DPR RI Dapil Jabar VI dari Partai Hanura.
Namun, kedua partai yang mengusungnya itu diketahui gagal lolos ke Senayan.
Rudi Samin juga pernah mendaftarkan diri sebagai bakal calon wali kota Depok dalam Pilkada 2015.
Ia mendaftar melalui Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P). Tetapi tersingkir dalam babak akhir proses seleksi oleh DPC PDIP Depok.
9 Tahun tak Pernah Bayar Sewa Parkir
Tanah milik Rudi Samin yang digunakan untuk mengubur bantuan Presiden itu tepat di seberang Gedung JNE.
Selama 9 tahun lamanya JNE gunakan tanahnya untuk parkir tetapi tidak pernah dibayar.