Banjir Sorong
Air Banjir Sorong hingga Dada Orang Dewasa, Warga Melati Raya Panik Mengungsi
Sejumlah warga di komplek Melati Raya, Kilometer Sembilan, Kota Sorong, Papua Barat, terpaksa mengungsi lantaran banjir yang tak kunjung surut.
Penulis: Safwan Ashari | Editor: Roifah Dzatu Azmah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Sejumlah-warga-Komplek-Melati-Raya-Kilometer-Sembilan-mulai-mengungsi-lantaran-dilanda-banjir.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, SORONG - Sejumlah warga di komplek Melati Raya, Kilometer Sembilan, Kota Sorong, Papua Barat, terpaksa mengungsi lantaran banjir yang tak kunjung surut.
Seorang warga Melati Raya yang terdampak banjir Finola Pesireron (36) mengatakan, ia mengungsi karena banjir sejak pagi tak kunjung turun.
"Kami dari tadi malam sudah tidak tidur karena hujan lebat mengguyur Kota Sorong," ujar Finola, kepada TribunPapuaBarat.com, Selasa (23/8/2022).
Ia berujar, sekira pukul 05.00 WIT, air pun telah masuk ke kontrakannya di Melati Raya, Sorong.
"Kami keluar karena air sudah naik setinggi dada orang dewasa," ucapnya.
Baca juga: Perahu Ketinting Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Jalan Utama Kota Sorong, BPBD Apa Kabar?
Finola mengaku, sejak semalam ia dan keluarganya tidak lagi memikirkan makanan, karena lokasi itu rawan terkena banjir.
"Akhirnya saya dan suami mengambil sikap untuk keluar dengan ketiga anak yang masih kecil," tutur Finola.
Pasalnya, hingga pukul 10.00 WIT, air pun tidak turun sehingga membuatnya tak tenang.
Ia berharap, persoalan ini harus segera diselesaikan oleh pemerintah, sehingga warga pun tidak mengungsi.
Selain Finola, terdapat sejumlah warga Melati Raya sekira pukul 10.40 WIT, ikut mengungsi lantaran air tak kunjung turun sejak pagi.
Tak hanya anak muda, sejumlah warga yang lanjut usia pun telah mengungsi ke rumah kerabatnya.
(TribunPapuaBarat.com/ Safwan Ashari)