Banjir Sorong

BPBD Ungkap Penyebab Banjir di Sorong, Gara-gara Endapan dan Bangunan di Atas Saluran Air

BPBD Kota Sorong menyebut, banjir yang melanda Kota Sorong, Papua Barat, dikarenakan terjadi endapan di setiap saluran drainase.

Penulis: Safwan Ashari | Editor: Roifah Dzatu Azmah
(TribunPapuaBarat.com/Safwan Ashari)
Bayu (37) dan warga Komplek Melati Raya, Kota Sorong, melakukan aktivitas ditengah banjir yang tak kunjung surut, Rabu (24/8/2022). 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, SORONG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sorong menyebut, banjir yang melanda Kota Sorong, Papua Barat, dikarenakan terjadi endapan di setiap saluran drainase termasuk sungai.

Kondisi ini terungkap setelah tim gabungan percepatan penanganan bencana banjir dan longsor di Kota Sorong, melakukan identifikasi di lapangan.

Hal ini diungkapkan Kepala BPBD Kota Sorong, Herlin Sasabone, saat ditemui di Posko Komando Bencana Kota Sorong.

Baca juga: 15.526 Jiwa Terdampak Banjir dan Longsor Sorong, Masa Tanggap Darurat Diperpanjang

"Dari hasil identifikasi bersama tim di lapangan, kita mendapat ada beberapa temuan termasuk endapan di saluran drainase," ujar Herlin, kepada TribunPapuaBarat.com, Rabu (7/9/2022).

Ia berujar, banyak endapan, penyempitan dan sedimentasi di saluran drainase di lokasi pemukiman penduduk.

"Bahkan ada beberapa lokasi pemukiman warga tidak mempunyai saluran drainase atau got," tuturnya.

Wanita asal Ambon ini mengaku, kondisi ini sering ditemui hampir menyeluruh di setiap distrik di Kota Sorong, Papua Barat.

Herlin menyadari, hingga saat ini masih ada beberapa bangunan yang dibangun di daerah rawan longsor.

Kondisi ini dijumpai saat pihaknya dan tim melakukan identifikasi di sejumlah titik di Kota Sorong.

Untuk itu, pihaknya meminta dukungan bagi seluruh Dinas di lingkup pemerintah Kota Sorong, agar terus bersinergi.

Baca juga: Pemkot Sorong Gencar Salurkan Bantuan Bagi Korban Banjir dan Longsor

"Sayangnya masih ada kawasan terbangun yang telah melebihi batas ketentuan, bahkan sudah masuk di dalam sungai atau kali di Kota Sorong," ungkapnya.

Bahkan, masih dijumpai sedimentasi atau endapan lantaran pasir masuk ke kawasan kali atau sungai di Sorong.

(TribunPapuaBarat.com/ Safwan Ashari)

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved