Berita Manokwari

YMP2 Papua Barat Bersama PW GKI Sion Sanggeng Gelar Diskusi Publik, Bahas Penanganan Kekerasan

YMP2 Papua Barat Bersama PW GKI Sion Sanggeng Gelar Diskusi Publik, Bahas Penanganan Kekerasan

Penulis: Marvin Raubaba | Editor: Jefri Susetio
TRIBUNPAPUABARAT.COM//Marvin Raubaba
DISKUSI - Yayasan Mitra Perempuan Papua (YMP2) Papua Barat bersama Persekutuan Wanita (PW) GKI Sion Sanggeng menggelar diksusi pencegahan serta penanganan kekerasan berbasis gander. 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Yayasan Mitra Perempuan Papua (YMP2) Papua Barat bersama Persekutuan Wanita (PW) GKI Sion Sanggeng, gelar diskusi publik dalam upaya membangun pemahaman untuk mencari solusi bagi pencegahan serta penanganan kekerasan berbasis gender (KBG).

Kegiatan ini, berlangsung di gedung Gereja Sion Sanggeng, jalan Ciliwung, Kelurahan Sanggen, Manokwari, Papua Barat, pada jumat (16/9/2022).

Ketua Persekutuan Wanita (PW) Jemaat Sion Sanggeng, Helena Wakum mengatakan, kegiatan ini digelar berdasarkan program dari hasil sidang jemaat ke-20 tahun lalu.

Baca juga: Jadwal Kapal Pelni Labobar Lengkap September 2022: Harga Tiket Rute Ternate-Manokwari Rp 342 Ribu

Baca juga: Pemkab Manokwari Segera Pagari Taman Wisata Gunung Meja

Ia menyebut, kegiatan ini bertujuan untuk mencari solusi agar tidak lagi terjadi kekerasan terhadap perempuan di tanah Papua.

"Terutama di wilayah pelayanan kami, GKI Sion Sanggeng," katanya.

Sedangkan, Ketua Yayasan Mitra Perempuan Papua, Anike Sabami menyampaikan, YMP2 fokus untuk memberikan pendampingan bagi korban kekerasan.

Ia menuturkan berpatokan pada catatan black list tingkat kekerasan terhadap perempuan paling tinggi terjadi di Sanggeng.

"Satu tahun kami melakukan survei, kajian, dan data. Itu kami temukan 51,6 persen tingkat kekerasan terhadap perempuan," ujarnya.

Menurutnya, kekerasan itu sesungguhnya menjatuhkan harkat dan mertabat seorang perempuan dan anak sendiri.

Ia menjelaskan, Papua Barat terkhusus Kabupaten Manokwari menempati rangking pertama kasus kekerasan terhadap perempuan. Kemudian, Kota Sorong dan Bintuni di peringkat kedua dan ketiga.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved