Berita Maybrat

13 Tahun Jalan di 7 Kampung Ini tak Beraspal, Bernhard Rondonuwu Naik Ekskavator: Mulai Pembangunan

13 Tahun Jalan di 7 Kampung Ini tak Beraspal, Bernhard Rondonuwu Naik Ekskavator: Mulai Pembangunan Jalan pada kampung di ibu kota kabupaten itu

Penulis: Petrus Bolly Lamak | Editor: Jefri Susetio
TRIBUNPAPUABARAT.COM/Petrus Bolly Lamak
AKSI - Penjabat Bupati Maybrat Bernhard Rondonuwu menghidupkan ekskavator di Kampung Kumurkek, Distrik Aifat, Kabupaten Maybrat, Papua Barat, Senin (19/9/2022). Selama 13 tahun 7 kampung di ibu kota Kabupaten Maybrat itu belum beraspal. 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MAYBRAT- Pengerjaan ruas jalan di Distrik Aifat yang meliputi tujuh kampung di Kabupaten Maybrat dimulai, Senin (19/9/2022).

Dimulainya pembangunan tersebut ditandai dengan aksi Penjabat Bupati Maybrat Bernhard Rondonuwu menghidupkan ekskavator.

"Di sini, di tempat ini, Kitorang (kita) mulai pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Maybrat," kata Bernhard Rondonuwu kepada TribunPapuaBarat.com, Senin (19/9/2022).

Baca juga: Ibu Selina, Penjual Minyak Kelapa di Manokwari, Berhasil Sekolahkan Anak Hingga Diploma dan Polisi

Baca juga: Kawasan Taman Nasional Teluk Cenderawasih Punya 14 Potensi Wisata, Wajib Dikunjungi

Ia mengajak seluruh masyarakat Maybrat untuk bekerjasama dan mendukung segala bentuk pembangunan di wilayah tersebut.

"Kita punya darah sama, kita punya keyakinan sama, mari kita sama-sama bangun tempat ini," ujarnya.

Ia menambahkan, masyarakat harus menerima perubahan supaya hati dan pikiran bisa terbuka.

Pembangunan jalan, kata dia, merupakan wujud nyata perhatian pemerintah kepada masyarakat. Pemerintah selalu hadir ditengah-tengah masyarakat.

"Dandim, kapolres dan dinas teknis bersama saya yang hadir di sini sebagai wujud perhatian pemerintah. Agar masyarakat bisa mendapatkan hak yang sama," katanya.

Baca juga: DPC PDIP Manokwari Konsolidasi di 4 PAC, Minta Para Kader Saling Berkoordinasi

Baca juga: Komunitas Mnukwar Tempo Dulu Ceritakan Manokwari Masa Lalu Melalui Foto dan Video

13 Tahun tak Beraspal.

Kepala Kampung Kumurkek, Agustinus Wafom menyampaikan, selama 13 tahun bermukim di tempat itu ruas jalan tidak pernah di aspal.

Padahal, Kumurkek adalah Ibu Kota Kabupaten Maybrat.

"Sudah 13 tahun saya di sini, jalan belum di aspal juga. Tapi kali ini Penjabat Maybrat komiteman bangun jalan di tujuh kampung," kata Agustinus.

Ia bilang, pembangunan jalan di tujuh Kampung kurang lebih dua kilo. Sebagai pemerintah Kampung, tentu akan mendukung penuh kebijakan Penjabat Bupati Maybrat.

"Kami tujuh kepala kampung di distrik ini pasti mendukung pembangunan jalan. Karena ini Ibu Kota Kabupaten Maybrat," pungkas dia.

(*)

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved