Tiga Terduga Makar Digiring ke Mapolres Sorong Kota, Kapolres Irit Bicara: Kami Masih Dalami
Ketiga pimpinan NFRPB itu diduga melakukan tindakan makar di Kota Sorong beberapa waktu lalu.
Penulis: Petrus Bolly Lamak | Editor: Tarsisius Sutomonaio
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/tiga-terduga-pimpinan-NFRPB.jpg)
Laporan Waratawan TribunPapuaBarat.com, Petrus Bolly Lamak
TRIBUNPAPUABARAT.COM, SORONG- Tiga orang yang diduga pimpinan Negara Federal Republik Papua Barat (NFRPB) tiba di Bandara Domine Edwar Osok (DEO) Sorong, Selasa (20/9/2022).
Penjemputan ketiga orang ini mendapat pengawalan ketat.
Bahkan satu unit kendaraan taktis dan anggota Brimob Detasemen B senjata lengkap ikut mengawal mereka.
Setelah tiba, ketiganya langsung digiring ke Mapolres Sorong Kota.
Tampak ketiganya dikawal ketat oleh aparat kepolisian senjata lengkap saat masuk menuju ke dalam Mapolres.
Ketiga pimpinan NFRPB itu diduga melakukan tindakan makar di Kota Sorong beberapa waktu lalu.
Baca juga: Diduga Gelar Aksi Makar, 3 Pucuk Pimpinan NFRPB Ditangkap Aparat di Bandara Deo Sorong
Ketiga oknum yang telah diamankan berinisial YB, MOS dan EW.
Mereka diduga memiliki peran penting yakni sebagai Staf KASAD NFRPB, Sekertaris Negara NFRPB, dan Penasihat Presiden NFRPB.
"Kami masih melakukan pemeriksaan terhadap tiga oknum yang dijemput di Bandara DEO Sorong," kata Kapolres Sorong Kota AKBP Johannes Kindangen kepada awak media Selasa (20/9/2022).
Kapolres irit bicara saat sejumlah awak media bertanya tentang para pimpinan NFRPB tersebut.
Bahkan Kapolres belum bisa memastikan bahwa ke tiganya berstatus tersangka atau tidak.
"Mereka belum tersangka, kami masih dalami," katanya.
Baca juga: Kendaraan Taktis Parkir di Terminal Bandara Deo Sorong, Diduga untuk Penjemputan Pimpinan NFRPB
Kapolres menyebut arah pemeriksaan kepada ke tiga orang itu menuju ke dugaan tindakan makar.
Ia bilang, ketiga orang itu diciduk di Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua.
Soal dugaan kasus apa yang dilakukan ketiga orang itu, ucap Kapolres, masih didalami.
"Inisial juga kami masih periksa dulu, nanti Polda yang keluarkan rilisnya," kata Kapolres.
Ia tak membantah ketika dikonfirmasi bahwa ketiga orang yang ditangkap itu adalah pimpinan NFRPB.
"Intinya bahwa kami masih melakukan penyelidikan," ujarnya. (*)